Antusiasme publik terhadap perilisan gim Grand Theft Auto VI (GTA VI) mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berdasarkan laporan terkini, gim besutan Rockstar Games ini diklaim berhasil meraup pendapatan pra-pemesanan (pre-order) mencapai US$1 miliar, atau setara dengan Rp18 triliun, hanya dalam kurun waktu satu jam pertama setelah akses pemesanan dibuka.
Angka fantastis ini merupakan estimasi awal yang beredar di pasar dan hingga saat ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Rockstar Games maupun perusahaan induknya, Take-Two Interactive. Meskipun masih bersifat estimasi, angka tersebut mencerminkan gelombang minat yang masif dari para penggemar gim di seluruh dunia terhadap sekuel yang telah dinanti selama lebih dari satu dekade ini.
Anthony Palomba, seorang peneliti sekaligus profesor di University of Virginia Darden School of Business, menyoroti dampak signifikan pembukaan pre-order ini terhadap performa pasar saham Take-Two. Ia mencatat bahwa harga saham perusahaan mengalami kenaikan hampir 3 persen pada awal sesi perdagangan. Analisis pasar memodelkan pendapatan sebesar US$1 miliar dalam waktu singkat tersebut sebagai indikator kekuatan merek GTA di mata investor.
Jika angka estimasi ini terbukti akurat, maka pencapaian GTA VI akan melampaui rekor yang pernah ditorehkan oleh pendahulunya, Grand Theft Auto V. Sebagai perbandingan, GTA V membutuhkan waktu sekitar tiga hari pasca-peluncuran pada tahun 2013 untuk membukukan pendapatan sebesar US$1 miliar. Hal ini menunjukkan percepatan minat pasar yang sangat drastis dalam ekosistem industri gim saat ini.
Strategi penetapan harga yang diterapkan untuk GTA VI juga menjadi sorotan. Gim ini dipasarkan dengan harga US$79,99 untuk edisi standar dan US$99,99 untuk Ultimate Edition. Meskipun harga tersebut tergolong lebih tinggi dibandingkan standar gim AAA pada umumnya, hal ini tampaknya tidak menyurutkan niat para konsumen untuk segera mengamankan salinan permainan mereka, dengan perkiraan jumlah pra-pemesanan mencapai 39 juta kopi.
Secara naratif, GTA VI membawa pemain kembali ke Vice City dan negara bagian fiktif Leonida yang terinspirasi dari Miami dan Florida. Pemain akan mengikuti kisah Jason Duval dan Lucia Caminos, sepasang karakter kriminal yang digambarkan sebagai versi modern dari pasangan legendaris Bonnie dan Clyde. Dengan jadwal rilis resmi pada 19 November 2026, antisipasi terhadap gim ini terus meningkat seiring mendekatnya waktu peluncuran.