Bisnis & Startup

Arus Investasi Southbound Stock Connect Cetak Rekor US$152 Miliar Didorong Kebangkitan IPO Hong Kong

Arus Investasi Southbound Stock Connect Cetak Rekor US$152 Miliar Didorong Kebangkitan IPO Hong Kong

Ringkasan

  • Arus investasi melalui Southbound Stock Connect mencapai rekor US$152 miliar seiring dengan kebangkitan pasar IPO di Hong Kong.

Arus investasi melalui skema Southbound Stock Connect, yang memungkinkan investor dari daratan Tiongkok untuk membeli saham yang terdaftar di bursa Hong Kong, mencatatkan rekor tertinggi dalam setahun terakhir. Lonjakan ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap pasar modal Hong Kong, yang kini kembali bergairah berkat meningkatnya aktivitas penawaran umum perdana (IPO).

Berdasarkan laporan tahunan yang dirilis oleh Securities and Futures Commission (SFC) pada hari Rabu, investor dari daratan Tiongkok tercatat telah memborong saham senilai HK$1,19 triliun atau setara dengan US$151,8 miliar dalam periode 12 bulan hingga Maret tahun ini. Angka fantastis ini menegaskan posisi Hong Kong sebagai destinasi investasi utama bagi modal asal Tiongkok yang mencari diversifikasi aset di pasar internasional.

Data SFC juga menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai transaksi harian melalui jalur Southbound yang melonjak sebesar 84 persen secara tahunan menjadi HK$124,1 miliar. Porsi transaksi ini kini menyumbang 24 persen dari total nilai transaksi pasar di Hong Kong, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan angka 20 persen, sebuah indikator kuat bahwa integrasi pasar semakin dalam.

Ketua SFC, Kelvin Wong Tin-yau, menyatakan bahwa aliran modal global saat ini masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor ketidakpastian makroekonomi dan pergeseran geopolitik. Selain itu, perkembangan teknologi yang pesat, termasuk keuangan digital dan kecerdasan buatan, serta transisi menuju ekonomi berkelanjutan, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi regulator dalam menjaga stabilitas pasar.

Menanggapi dinamika global tersebut, pihak SFC berkomitmen untuk tetap fokus pada prioritas strategis guna memperkuat posisi Hong Kong sebagai gerbang keuangan vital yang menghubungkan daratan Tiongkok dengan pasar dunia. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa bursa Hong Kong tetap relevan di tengah persaingan bursa global yang semakin sengit.

CEO SFC, Julia Leung Fung-yee, menambahkan bahwa dalam lanskap keuangan yang terus berubah, pihaknya berkomitmen penuh untuk mendorong ketahanan pasar sebagai motor penggerak utama. Upaya ini dilakukan untuk mendukung transformasi pasar serta terus memfasilitasi inovasi teknologi di sektor keuangan agar tetap kompetitif dan adaptif terhadap kebutuhan investor masa depan.

Mengapa Ini Penting

Lonjakan investasi di bursa Hong Kong menunjukkan bahwa pasar Asia masih menjadi magnet likuiditas global meski di tengah ketidakpastian ekonomi. Bagi investor dan pelaku bisnis di Indonesia, fenomena ini menggarisbawahi pentingnya memantau integrasi pasar keuangan regional sebagai tolok ukur tren pendanaan dan valuasi perusahaan teknologi di Asia.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit