Bisnis & Startup

BNI Permudah Proses Reaktivasi Mobile Token Melalui Kanal Resmi

BNI Permudah Proses Reaktivasi Mobile Token Melalui Kanal Resmi

Ringkasan

  • BNI menyediakan mekanisme resmi untuk reaktivasi Mobile Token bagi nasabah BNIdirect guna memastikan keamanan transaksi bisnis tetap terjaga.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI secara resmi mengumumkan penyediaan mekanisme reaktivasi untuk fitur Mobile Token bagi para nasabah pengguna BNIdirect, baik untuk segmen cash maupun bisnis. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa setiap proses pemulihan akses tetap terjaga keamanannya dan sesuai dengan standar operasional prosedur perbankan yang berlaku.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa nasabah diharapkan hanya melakukan reaktivasi melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan oleh bank. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam melindungi data nasabah serta meminimalisir risiko penyalahgunaan akses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam ekosistem transaksi digital.

Mobile Token sendiri memegang peranan krusial sebagai lapisan keamanan tambahan atau otentikasi dua faktor dalam layanan BNIdirect. Fitur ini berfungsi untuk memvalidasi setiap transaksi yang dilakukan oleh nasabah korporasi, sehingga integritas dan keamanan dana nasabah dapat terlindungi dengan baik dari berbagai ancaman siber yang mungkin terjadi.

Kebutuhan untuk melakukan reaktivasi biasanya muncul akibat kendala teknis yang dialami nasabah, seperti aplikasi yang tidak sengaja terhapus, terkunci akibat salah memasukkan PIN, munculnya pesan kesalahan sistem (error message), hingga kondisi di mana token terblokir akibat aktivitas yang mencurigakan. Selain itu, penggantian perangkat seluler baru juga sering menjadi alasan utama nasabah memerlukan aktivasi ulang.

Untuk memproses reaktivasi tersebut, nasabah dapat menghubungi Relationship Manager (RM) yang ditunjuk atau mendatangi kantor cabang BNI terdekat. Selain itu, nasabah dapat memanfaatkan kanal layanan resmi lainnya untuk mendapatkan panduan lebih lanjut. Proses ini diawali dengan pengisian formulir administratif yang berfungsi sebagai instrumen verifikasi identitas nasabah secara resmi oleh pihak bank.

Setelah seluruh proses verifikasi administrasi dinyatakan valid dan lengkap, BNI akan memberikan panduan langkah-langkah aktivasi kembali Mobile Token kepada nasabah. Prosedur ini dirancang sedemikian rupa agar tetap efisien namun tidak mengabaikan aspek kepatuhan, sehingga nasabah dapat kembali melakukan transaksi bisnis melalui BNIdirect dengan lancar dan aman.

Mengapa Ini Penting

Langkah ini sangat penting bagi nasabah korporasi untuk memastikan kelancaran arus kas dan operasional bisnis mereka tetap berjalan tanpa kendala teknis. Selain itu, standarisasi proses reaktivasi ini memperkuat postur keamanan siber perbankan di Indonesia dalam menghadapi risiko pencurian identitas atau akses tidak sah pada layanan perbankan digital.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
5 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit