Pemerintah Tiongkok secara resmi meluncurkan peta jalan strategis untuk mempercepat pengembangan internet industri nasional. Inisiatif ini menetapkan target ambisius bagi perluasan jaringan 5G berbasis industri serta sistem data terintegrasi, seiring upaya Beijing untuk memperdalam integrasi teknologi mutakhir ke dalam sektor manufaktur guna memperkuat daya saing industri global.
Rencana tersebut diterbitkan secara bersama oleh delapan lembaga pemerintah Tiongkok, yang dipimpin langsung oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi. Fokus utamanya mencakup perluasan infrastruktur digital industri, peningkatan pasokan data, serta promosi adopsi kecerdasan buatan (AI) di seluruh lini pabrik untuk menciptakan platform internet industri kelas dunia.
Salah satu target spesifik yang dipaparkan adalah pembangunan 50.000 jaringan privat 5G untuk sektor industri hingga tahun 2030. Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya pengembangan mekanisme dan sistem data industri yang mapan, yang diumumkan melalui saluran resmi kementerian di platform WeChat sebagai langkah krusial dalam transformasi digital nasional.
Dalam proyeksi ekonomi lima tahun ke depan, peningkatan teknologi, standarisasi, dan pasokan produk di sektor internet industri diperkirakan akan menghasilkan nilai tambah ekonomi yang melampaui 2,5 triliun yuan atau setara dengan 368 miliar dolar AS. Beijing memposisikan sektor ini sebagai pilar utama bagi penguatan "kekuatan produktif berkualitas baru" yang didorong oleh kemajuan teknologi tinggi.
Inisiatif ini juga mencakup penguatan kapabilitas telekomunikasi dasar, percepatan inovasi teknologi, serta ambisi untuk memimpin dalam penetapan standar internasional. Selain itu, pemerintah akan membangun mekanisme perlindungan keamanan yang kuat serta mendorong integrasi yang lebih dalam antara kecerdasan buatan dan ekosistem internet industri agar tercipta efisiensi operasional yang maksimal.
Berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang cenderung berfokus pada aspek konektivitas semata, peta jalan terbaru ini menyoroti peran vital dari "aplikasi terintegrasi". Pemerintah Tiongkok menekankan bahwa dukungan terhadap aplikasi nyata di lapangan menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa teknologi internet industri tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak produktivitas yang konkret di dunia nyata.