KANSAS CITY, Missouri – Pertandingan pamungkas Grup J Piala Dunia menyajikan drama yang akan diingat dalam waktu yang lama. Austria berhasil mengamankan satu poin krusial setelah bermain imbang 3-3 melawan Aljazair dalam laga yang berlangsung sangat sengit pada Sabtu (28/6). Hasil ini memastikan langkah kedua tim menuju babak 32 besar, sekaligus menutup pintu bagi Iran untuk melaju lebih jauh di turnamen ini.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, intensitas permainan sudah sangat tinggi. Austria mampu memecah kebuntuan lebih dulu melalui aksi Marko Arnautovic yang memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan. Namun, Aljazair yang dikenal dengan permainan cepatnya tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan tepat sebelum turun minum berkat gol Rafik Belghali.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Kedua tim saling jual beli serangan demi mengejar kemenangan. Marcel Sabitzer kembali membawa Austria unggul lewat sepakan terukur, namun Riyad Mahrez dengan kualitas individunya mampu membalas untuk membuat skor kembali imbang. Pertandingan pun semakin memanas menjelang menit-menit akhir.
Puncak drama terjadi di masa perpanjangan waktu. Riyad Mahrez sempat membuat pendukung Aljazair bersorak saat mencetak gol pada menit ke-93, yang kala itu tampak akan menjadi gol kemenangan. Namun, semangat pantang menyerah Austria terbukti nyata ketika Sasa Kalajdzic mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-96, yang langsung mengubah papan skor menjadi 3-3.
Hasil imbang ini memiliki konsekuensi besar bagi peta persaingan Grup J. Argentina dipastikan keluar sebagai juara grup, sementara Austria menempati posisi kedua dan dijadwalkan akan bertemu Spanyol di babak 32 besar. Di sisi lain, Aljazair berhasil melaju sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan akan menghadapi tantangan berat melawan Swiss.
Bagi Iran, hasil ini menjadi akhir dari perjalanan mereka di turnamen internasional ini. Meskipun mereka menunjukkan performa yang kompetitif, selisih poin dan hasil imbang antara Austria dan Aljazair membuat mereka harus angkat koper lebih awal. Pertandingan ini akan terus dibicarakan sebagai salah satu laga paling dramatis sepanjang sejarah babak penyisihan grup tahun ini.