Bisnis & Startup

GameStop Tetap Bertekad Akuisisi eBay Meski Penawaran Awal Ditolak

GameStop Tetap Bertekad Akuisisi eBay Meski Penawaran Awal Ditolak

Ringkasan

  • GameStop tegaskan komitmen untuk mengakuisisi eBay meski penawaran awal ditolak, sembari memproyeksikan lonjakan laba signifikan untuk tahun 2026.

GameStop secara resmi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan rencana akuisisi terhadap perusahaan e-commerce global, eBay. Keputusan ini diambil meskipun pihak eBay sebelumnya telah menolak tawaran tunai dan saham senilai kurang lebih $56 miliar yang diajukan oleh pengecer video game tersebut. Langkah berani ini menunjukkan ambisi besar manajemen GameStop untuk melakukan ekspansi bisnis yang agresif di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

CEO GameStop, Ryan Cohen, mengejutkan pelaku pasar di Wall Street pada bulan Mei lalu dengan mengajukan proposal akuisisi tersebut. Cohen berargumen bahwa penggabungan kedua perusahaan akan menciptakan entitas yang jauh lebih kuat untuk menantang dominasi Amazon di sektor perdagangan elektronik. Namun, eBay menanggapi proposal tersebut dengan penolakan tegas pada bulan yang sama, tanpa memberikan ruang negosiasi lebih lanjut kepada pihak GameStop.

Dalam sebuah pengajuan regulasi singkat yang dirilis pada hari Jumat, GameStop menyatakan bahwa mereka tetap teguh pada pendiriannya untuk mengakuisisi eBay, sebuah perusahaan yang memiliki skala operasional sekitar lima kali lebih besar dari mereka. Meski belum merinci langkah strategis atau alasan mendalam terkait rencana ini, manajemen GameStop menjanjikan akan segera merilis dokumen tambahan yang berisi presentasi detail mengenai rasionalisasi strategis dan rencana operasional perusahaan gabungan di masa depan.

Di samping rencana akuisisi yang ambisius, GameStop juga memberikan proyeksi keuangan yang optimis bagi para investor. Perusahaan memprediksi bahwa laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) yang disesuaikan akan mencapai lebih dari $600 juta pada tahun fiskal 2026. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan dengan $345,4 juta yang dilaporkan pada tahun fiskal 2025, yang mencerminkan pertumbuhan operasional yang diharapkan oleh pihak perusahaan.

Sentimen positif mengenai proyeksi laba tersebut memberikan dampak instan pada performa saham GameStop di pasar modal. Pasca pengumuman tersebut, harga saham perusahaan mengalami kenaikan lebih dari 2 persen dalam sesi perdagangan setelah jam kerja. Investor tampaknya merespons positif rencana pertumbuhan perusahaan meskipun terdapat ketidakpastian terkait proses akuisisi yang sedang diupayakan oleh pihak manajemen.

Hingga saat ini, pihak eBay belum memberikan tanggapan resmi atau komentar terkait kelanjutan desakan dari GameStop ini. Publik dan analis pasar kini menantikan dokumen tambahan yang dijanjikan oleh GameStop untuk melihat bagaimana perusahaan berniat mendanai dan mengintegrasikan bisnis e-commerce berskala besar ke dalam ekosistem mereka. Langkah ini akan menjadi ujian besar bagi kredibilitas kepemimpinan Ryan Cohen dalam melakukan transformasi bisnis berskala masif.

Mengapa Ini Penting

Upaya akuisisi ini mencerminkan tren konsolidasi pasar global di mana perusahaan ritel fisik berupaya melakukan pivot besar ke arah e-commerce. Bagi industri teknologi di Indonesia, langkah ini menjadi studi kasus penting mengenai tantangan integrasi operasional dan valuasi perusahaan dalam aksi korporasi lintas sektor yang agresif.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
26 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit