Tim gabungan pencarian dan pertolongan akhirnya menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah, pada Minggu pagi. Korban sebelumnya dinyatakan hilang setelah terlibat dalam operasi penggerebekan bandar narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah. Penemuan jasad ini menjadi titik akhir dalam upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan.
Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, mengonfirmasi bahwa jenazah Aiptu Sumariyanto ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Penemuan ini bermula dari laporan warga yang melihat sesosok jenazah mengapung dan tersangkut pada kayu di wilayah DAS Katingan, Desa Rantau Asem. Lokasi penemuan tersebut berjarak kurang lebih 8 kilometer dari titik awal kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Insiden tragis ini bermula pada Kamis dini hari saat aparat kepolisian melaksanakan operasi penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkoba. Meski petugas sempat berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku, situasi mendadak berubah ketika anggota keluarga pelaku melakukan perlawanan fisik menggunakan senjata tajam jenis parang. Serangan mendadak tersebut memicu bentrokan fisik yang tidak terelakkan antara petugas dengan pihak keluarga pelaku.
Dalam rangkaian peristiwa tersebut, Aiptu Yudhi dari Satresnarkoba Polres Katingan dilaporkan gugur setelah mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Selain itu, pihak kepolisian juga mencatat satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku tewas dalam insiden tersebut akibat tindakan tegas dan terukur yang diambil aparat saat mempertahankan diri. Sebelumnya, rekan korban lainnya, Bripda Nopandri Ramadhana, juga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (04/07) sore.
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para personel dalam menjalankan tugas negara. Ia menegaskan bahwa insiden ini tidak akan menyurutkan langkah Polri dalam memberantas peredaran narkotika. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih dari pengaruh narkoba yang merusak generasi muda.
Pihak kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat. Langkah hukum yang tegas akan terus ditegakkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan kekerasan terhadap petugas kepolisian yang sedang menjalankan tugas resmi penegakan hukum di lapangan.