DALLAS – Megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, kembali menorehkan tinta emas dalam karier profesionalnya. Dalam pertandingan lanjutan Grup J Piala Dunia yang berlangsung di Dallas pada Sabtu (27/6), Messi resmi mencatatkan diri sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut. Pencapaian fenomenal ini tercipta saat Argentina sukses melibas Yordania dengan skor meyakinkan 3-1.
Argentina, yang datang sebagai juara bertahan, tampil dominan sejak menit awal pertandingan. Tekanan yang diberikan oleh skuad asuhan Lionel Scaloni memaksa lini pertahanan Yordania bekerja ekstra keras. Hasilnya, Giovani Lo Celso berhasil membuka keunggulan melalui eksekusi tendangan bebas melengkung yang indah dari jarak 25 meter pada menit ke-19. Gol ini terasa spesial bagi Lo Celso karena dicetak tepat pada laga debutnya di ajang Piala Dunia.
Keunggulan Argentina bertambah setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran di kotak penalti Yordania. Lautaro Martinez, yang dipercaya sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menggandakan kedudukan. Meski sempat tertekan, Yordania mampu memberikan perlawanan melalui gol Mousa Altamari yang sukses memanfaatkan umpan silang di tiang jauh, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Memasuki menit ke-60, perhatian penonton tertuju pada masuknya Lionel Messi sebagai pemain pengganti. Kehadiran sang kapten langsung mengubah ritme permainan Argentina di lapangan. Puncaknya terjadi pada menit ke-80, ketika Messi melepaskan tendangan bebas rendah yang akurat ke dalam gawang Yordania. Gol ini memastikan kemenangan sekaligus memecahkan rekor gol beruntun yang sebelumnya dipegang oleh legenda Prancis, Just Fontaine, dan bintang Brasil, Jairzinho.
Kemenangan ini memastikan Argentina melaju ke babak 32 besar dengan status juara Grup J, mengoleksi poin sempurna yakni sembilan angka. Selanjutnya, tim berjuluk La Albiceleste ini dijadwalkan akan berhadapan dengan tim kejutan, Tanjung Verde, di Miami pada hari Jumat mendatang. Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi ujian selanjutnya bagi mentalitas juara para pemain Argentina.
Di sisi lain, bagi timnas Yordania, kekalahan ini menjadi akhir dari perjalanan mereka di Piala Dunia tahun ini. Sebagai tim debutan, Yordania harus puas menempati posisi juru kunci grup setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Meski tersingkir, pengalaman bertanding melawan tim kelas dunia seperti Argentina diharapkan menjadi modal berharga bagi perkembangan sepak bola Yordania di masa depan.