Tim nasional Maroko berhasil memastikan langkah mereka ke babak 32 besar Piala Dunia setelah memenangkan duel dramatis melawan Haiti dengan skor 4-2 di Atlanta. Meskipun sempat tertinggal dua kali, semifinalis Piala Dunia 2022 ini menunjukkan mentalitas juara untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin penting di laga penutup Grup C.
Bagi Haiti, pertandingan ini menjadi momen bersejarah meski mereka harus tersingkir tanpa meraih poin. Untuk pertama kalinya dalam 52 tahun, tim berjuluk Les Grenadiers ini berhasil mencetak gol di ajang Piala Dunia. Gol pembuka tercipta melalui aksi Lenny Joseph yang memanfaatkan bola pantul dari kiper Yassine Bounou, disusul oleh tendangan spektakuler dari luar kotak penalti oleh Wilson Isidor yang sempat mengejutkan pertahanan Maroko.
Maroko tidak tinggal diam menghadapi tekanan tersebut. Kapten tim, Achraf Hakimi, menjadi motor penggerak serangan dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-39, memanfaatkan bola muntah dari kiper Johny Placide. Tidak berselang lama, Ismael Saibari kembali mencatatkan namanya di papan skor, yang menjadi gol ketiganya dalam turnamen ini, sekaligus membawa Maroko menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi Maroko semakin terasa. Soufiane Rahimi berhasil membalikkan keunggulan lewat tendangan terarah yang sempat berbelok arah, sebelum akhirnya Gessime Yassine mengunci kemenangan bagi Atlas Lions. Kemenangan ini memastikan Maroko melaju ke babak berikutnya, meski mereka harus puas menempati posisi kedua di grup di bawah Brasil karena kalah selisih gol.
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, melakukan sejumlah rotasi pemain dalam laga ini, yang sempat membuat koordinasi tim terlihat kurang maksimal di awal pertandingan. Namun, respons cepat para pemain bintang Maroko dalam menanggapi ketertinggalan menunjukkan kematangan skuad yang kini bersiap menatap babak 32 besar di Monterrey untuk menghadapi lawan berat dari Jepang atau Belanda.
Di sisi lain, kepergian Haiti dari turnamen ini tetap disambut dengan rasa bangga oleh pendukung mereka. Meskipun kalah secara statistik, performa penuh semangat yang ditunjukkan Haiti sepanjang turnamen, terutama dukungan masif dari ribuan ekspatriat Haiti di stadion, telah memberikan warna tersendiri bagi perhelatan Piala Dunia kali ini. Bagi Maroko, fokus kini sepenuhnya beralih pada babak gugur yang menuntut konsistensi lebih tinggi.