Google dan Microsoft telah resmi mengumumkan perubahan signifikan pada siklus pembaruan browser berbasis Chromium, yaitu Chrome dan Edge. Mulai Maret 2026, kedua raksasa teknologi ini beralih ke jadwal rilis dua mingguan. Langkah ini diambil dengan argumen bahwa pembaruan yang lebih kecil dan sering akan meminimalkan risiko teknis pada setiap rilis serta mempercepat distribusi patch keamanan bagi pengguna di seluruh dunia.
Namun, bagi tim IT dan administrator sistem, perubahan ini membawa tantangan operasional baru. Siklus dua mingguan berarti jendela waktu untuk pengujian aplikasi dan kompatibilitas situs web menyusut drastis dari empat minggu menjadi hanya dua minggu. Selain itu, pengguna akan dihadapkan pada frekuensi restart browser yang lebih tinggi, yang berpotensi mengganggu produktivitas kerja di lingkungan korporat.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Microsoft dan Google menyediakan kanal Extended Stable. Kanal ini dirancang khusus bagi organisasi yang memerlukan periode validasi lebih panjang. Melalui kanal ini, pembaruan fitur utama hanya akan dirilis setiap delapan minggu, sementara perbaikan keamanan kritis tetap didistribusikan secara rutin agar sistem tetap terlindungi tanpa harus mengikuti ritme rilis fitur yang terlalu cepat.
Bagi administrator yang ingin beralih ke kanal Extended Stable, penggunaan Group Policy (GPO) menjadi metode yang paling direkomendasikan. Untuk Microsoft Edge, langkah pertama adalah mengunduh template kebijakan terbaru dari halaman resmi Edge for Business. Setelah mengunduh dan mengekstrak file, administrator perlu menyalin file ADMX dan ADML yang relevan ke direktori PolicyDefinitions di server domain atau sistem lokal.
Setelah template terinstal, konfigurasi dilakukan melalui gpedit.msc atau gpmc.msc. Navigasi menuju Computer Configuration > Policies > Administrative Templates > Microsoft Edge Update > Applications > Microsoft Edge. Di sana, aktifkan kebijakan 'Target Channel override' dan pilih 'Extended Stable' dari menu drop-down. Verifikasi dapat dilakukan dengan mengakses edge://policy di browser untuk memastikan kebijakan telah diterapkan dengan benar.
Proses serupa juga berlaku untuk Google Chrome dengan mengimpor template ADMX khusus dari situs Google Chrome Enterprise. Dengan mengonfigurasi GPO yang sesuai, administrator dapat mengelola siklus hidup browser di seluruh organisasi secara terpusat, memastikan stabilitas operasional tetap terjaga meski vendor browser terus mempercepat siklus rilis fitur mereka di masa mendatang.