Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang cukup serius terjadi di distrik Kowloon City, Hong Kong, pada Minggu sore. Sebuah minibus dilaporkan kehilangan kendali dan naik ke atas trotoar, menabrak pejalan kaki yang berada di sekitar lokasi kejadian. Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa insiden ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka yang cukup signifikan di tengah kepadatan aktivitas akhir pekan.
Laporan resmi dari pihak kepolisian diterima sekitar pukul 17.48 waktu setempat. Berdasarkan keterangan awal, minibus tersebut sedang melaju di sepanjang Argyle Street sebelum akhirnya keluar dari jalur dan menabrak trotoar tepat di depan Kowloon City Court. Benturan keras tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan pejalan kaki yang berada di area gedung pengadilan tersebut pada saat kejadian berlangsung.
Dalam pernyataan resminya, kepolisian Hong Kong mengonfirmasi bahwa terdapat tiga orang yang mengalami luka serius akibat peristiwa tersebut. Meskipun laporan awal menyebutkan potensi jumlah korban yang lebih besar, otoritas kesehatan setempat segera melakukan evakuasi untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis darurat. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah korban terduduk di anak tangga gedung pengadilan sambil menunggu bantuan medis tiba.
Kondisi minibus pasca-kecelakaan terlihat mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kendaraan tersebut tampak tersangkut di dalam kotak tanaman beton setelah menabrak pembatas jalan. Kerusakan struktural pada kendaraan ini memberikan gambaran betapa kuatnya benturan yang terjadi saat minibus tersebut naik ke trotoar dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Respon cepat segera dilakukan oleh otoritas terkait dengan mengerahkan setidaknya lima unit ambulans dan sejumlah truk pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Petugas medis melakukan pertolongan pertama di tempat sebelum mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Area sekitar lokasi kecelakaan segera ditutup oleh pihak kepolisian untuk memfasilitasi proses penyelidikan.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terkait penyebab pasti mengapa minibus tersebut bisa kehilangan kendali. Penyelidikan mencakup pemeriksaan kondisi teknis kendaraan, potensi gangguan kesehatan pengemudi, serta kondisi jalan raya saat kecelakaan terjadi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi petugas yang sedang melakukan olah tempat kejadian perkara.