Grup musik ternama Indonesia, MALIQ & D'Essentials, mengungkapkan bahwa pertunjukan musikal 'Senja Teduh Pelita' menjadi momentum penting dalam memperpanjang usia karya-karya mereka. Melalui kolaborasi kreatif dengan Jakarta Movin, lagu-lagu yang selama ini dikenal penggemar kini hadir dalam format narasi yang segar, memberikan dimensi baru bagi penikmat musik tanah air.
Indah Wisnuwardhana, vokalis MALIQ & D'Essentials, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk apresiasi terhadap karya mereka sendiri. Pihaknya ingin memastikan bahwa lagu-lagu yang telah dirilis tidak hanya berhenti di platform streaming, melainkan terus hidup melalui media pertunjukan yang lebih interaktif dan mendalam.
Senada dengan Indah, penabuh drum Widi Puradiredja menyoroti bagaimana musikal ini berhasil mengangkat lagu-lagu yang selama ini kurang populer di kalangan publik luas. Menurutnya, lagu seperti 'Senandung Senandika' dan 'Sayap' mendapatkan panggung yang tepat untuk menyampaikan pesan yang selama ini sulit dikomunikasikan hanya melalui audio.
Widi menambahkan bahwa pertunjukan ini melampaui ekspektasinya. Ia merasa terharu saat melihat narasi visual yang dibangun dalam musikal tersebut mampu menyentuh esensi dari lagu-lagu yang ia ciptakan bersama rekan-rekannya, sekaligus membuktikan bahwa MALIQ & D'Essentials memiliki kedalaman musikalitas di luar tema romansa.
Lebih dari sekadar konser, 'Senja Teduh Pelita' menyuguhkan kisah fiksi ilmiah tentang petualangan sekelompok anak masa depan yang berupaya memulihkan dunia pasca-kehancuran. Integrasi antara alur cerita yang kuat dan diskografi MALIQ & D'Essentials berhasil memberikan perspektif baru mengenai perjuangan hidup dan perjalanan karier grup tersebut.
Pertunjukan ini digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, mulai 3 Juli hingga 12 Juli 2026. Melalui kolaborasi ini, MALIQ & D'Essentials berharap dapat menjangkau audiens baru yang mungkin belum familiar dengan karya mereka, sekaligus memperkuat ikatan dengan penggemar setia melalui medium seni pertunjukan.