Perusahaan layanan komputasi awan asal Prancis, OVHcloud, baru saja merilis laporan keuangan untuk kuartal ketiga tahun fiskal mereka. Dalam pengumuman resmi yang dirilis pada 25 Juni, perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan organik sebesar 6,9 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan 5,1 persen pada kuartal sebelumnya, yang menegaskan posisi kompetitif perusahaan di pasar global.
Keberhasilan ini didorong secara dominan oleh divisi public cloud yang menunjukkan performa impresif. Pendapatan dari sektor ini melonjak sebesar 20,2 persen menjadi 65,6 juta euro. Pertumbuhan tersebut didukung oleh akuisisi pelanggan baru setelah peluncuran layanan VPS 2027, sebuah solusi server virtual yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan klien berskala kecil hingga menengah.
Secara geografis, pertumbuhan OVHcloud lebih banyak disokong oleh pasar di luar Prancis. Wilayah Eropa lainnya mencatat kenaikan pendapatan sebesar 7,4 persen, sementara pasar di seluruh dunia mengalami pertumbuhan sebesar 8,6 persen. Angka ini melampaui pertumbuhan pasar domestik Prancis yang berada di angka 5,8 persen, menunjukkan bahwa penyesuaian harga yang dilakukan pada bulan April tidak berdampak negatif terhadap permintaan pasar.
Secara total, pendapatan perusahaan selama periode tiga bulan yang berakhir pada Mei mencapai 289,6 juta euro, meningkat dibandingkan 271,9 juta euro pada periode yang sama tahun lalu. Untuk periode sembilan bulan hingga Mei, pendapatan kumulatif mencapai 844,9 juta euro, yang mencerminkan pertumbuhan stabil sebesar 6 persen secara like-for-like dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain sektor public cloud, divisi lainnya juga menunjukkan hasil yang positif meski dengan laju yang lebih moderat. Private cloud, yang menyediakan infrastruktur khusus untuk klien individual, tumbuh 4 persen dengan kontribusi pendapatan mencapai 174 juta euro. Sementara itu, divisi web cloud yang mencakup layanan nama domain dan hosting mencatatkan kenaikan tipis sebesar 2 persen menjadi 50 juta euro.
Manajemen OVHcloud juga mengonfirmasi bahwa target outlook tahunan perusahaan tetap tidak berubah. Indikator loyalitas pelanggan, yakni net revenue retention rate, tercatat mencapai 102 persen. Angka ini menunjukkan bahwa pelanggan yang sudah ada terus meningkatkan pengeluaran mereka untuk layanan OVHcloud, yang menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap kualitas infrastruktur dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.