Manajer tim nasional Pantai Gading, Emerse Fae, dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa anak asuhnya telah membuktikan kualitas mereka di dua pertandingan awal Piala Dunia. Menurut Fae, performa impresif yang ditunjukkan timnya menjadi bukti kuat bahwa Pantai Gading layak untuk menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Pernyataan ini disampaikan menjelang laga penentuan Grup E melawan Curacao yang dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis.
Perjalanan Pantai Gading di turnamen ini dimulai dengan catatan positif saat mereka sukses menundukkan Ekuador dengan skor tipis 1-0. Momentum tersebut berlanjut pada laga kedua melawan raksasa sepak bola, Jerman. Meski sempat unggul lebih dulu, Pantai Gading harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2 setelah kebobolan dua gol di babak kedua. Fae menekankan bahwa kunci keberhasilan timnya terletak pada konsistensi mental dan intensitas permainan yang serupa dengan dua laga sebelumnya.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Fae menegaskan bahwa jika skuadnya mampu menjaga rasa hormat terhadap lawan serta mempertahankan disiplin taktis di lapangan, peluang untuk lolos ke babak 32 besar sangat terbuka lebar. Ia menuntut para pemainnya untuk tetap fokus dan tidak membiarkan hasil mengecewakan di laga kontra Jerman merusak kepercayaan diri mereka secara kolektif.
Tantangan yang dihadapi Pantai Gading tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental. Hal ini merujuk pada gol kemenangan Jerman yang tercipta di masa tambahan waktu, serta peluang emas di menit ke-87 yang gagal dikonversi oleh Simon Adingra. Namun, Fae secara tegas menyatakan dukungannya kepada sang pemain. Ia menekankan bahwa kesalahan teknis adalah bagian dari sepak bola dan tidak akan mengubah keyakinannya terhadap potensi Adingra di masa depan.
Terkait kondisi skuad, Fae memilih untuk bungkam mengenai perkembangan cedera bek Wilfried Singo yang ditarik keluar pada menit ke-82 saat melawan Jerman. Meski demikian, pihak federasi sepak bola Pantai Gading telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan tanda-tanda yang cukup menggembirakan bagi sang pemain.
Menatap laga krusial kontra Curacao, Fae memberikan apresiasi tinggi terhadap ketahanan mental lawan. Ia mencatat bahwa Curacao mampu bangkit dari kekalahan telak 7-1 atas Jerman dengan menahan imbang Ekuador. Fae memperingatkan timnya untuk mewaspadai agresivitas dan kerja sama tim Curacao yang diprediksi akan memberikan perlawanan sengit demi menjaga asa mereka untuk melaju ke babak berikutnya.