PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya pemberdayaan ekonomi nasional. Perusahaan ini sukses meraih penghargaan bergengsi dalam kategori 'Outstanding Collaborator in Sharia Microfinance and Economic Independence for Underserved Communities'. Apresiasi tersebut diberikan dalam ajang Apresiasi Mitra Pendukung Ekosistem Ekonomi Syariah 2026, sebuah inisiatif kolaborasi antara CNN Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Adinata Syariah 2026.
Keberhasilan ini didorong oleh dominasi portofolio pembiayaan berbasis syariah yang kini mencapai 73 persen dari total penyaluran pembiayaan PNM. Angka ini menegaskan posisi PNM sebagai motor penggerak utama inklusi keuangan syariah, khususnya bagi para pengusaha ultra mikro di pelosok negeri yang selama ini belum memiliki akses memadai terhadap layanan perbankan formal atau kelompok masyarakat subsisten.
Selain memberikan akses modal, pendekatan syariah yang diterapkan PNM berfungsi sebagai instrumen strategis untuk memutus rantai ketergantungan masyarakat desa terhadap praktik rentenir konvensional maupun jeratan pinjaman online ilegal. Dengan memfasilitasi pembukaan rekening bank bagi nasabah yang sebelumnya unbanked, PNM berperan aktif dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan bagi keluarga kecil di Indonesia.
Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata dari dedikasi perusahaan dalam mendampingi pengusaha ultra mikro. Menurutnya, ekonomi syariah bukan sekadar instrumen produk pembiayaan semata, melainkan sebuah filosofi pemberdayaan yang memastikan setiap pengusaha kecil dapat berkembang tanpa terjerat beban riba atau risiko pinjaman ilegal yang merugikan stabilitas ekonomi rumah tangga.
Ke depan, PNM berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan perbankan syariah nasional guna memperluas jangkauan pemberdayaan ekonomi hingga ke lapisan masyarakat yang paling bawah. Perusahaan bertekad menjadikan inklusi keuangan syariah sebagai fondasi utama kemandirian ekonomi, sejalan dengan semangat Anugerah Adinata Syariah 2026 dalam memperkuat literasi keuangan di seluruh penjuru Indonesia.
Langkah strategis PNM ini diharapkan mampu memicu kolaborasi lintas lembaga yang lebih masif dalam mendukung visi besar pemerintah terkait ekonomi syariah. Dengan terus bertumbuhnya portofolio syariah, PNM tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang signifikan bagi pemerataan kesejahteraan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan.