Bisnis & Startup

Qualcomm Akuisisi Startup AI Modular Senilai Hampir $4 Miliar

Qualcomm Akuisisi Startup AI Modular Senilai Hampir $4 Miliar

Ringkasan

  • Qualcomm resmi mengakuisisi startup AI Modular senilai $4 miliar untuk memperkuat ekosistem perangkat lunak chip dan memperluas dominasi AI di luar perangkat mobile.

Qualcomm secara resmi mengumumkan kesepakatan akuisisi terhadap startup pengembang perangkat lunak chip asal Silicon Valley, Modular, dengan nilai mencapai hampir $4 miliar. Langkah strategis ini dilakukan melalui penerbitan hingga 19,2 juta lembar saham biasa, dengan alokasi tambahan sebesar $300 juta yang diperuntukkan bagi kompensasi karyawan Modular. Kesepakatan ini diharapkan rampung sepenuhnya pada paruh kedua tahun ini.

Modular dikenal sebagai inovator dalam platform perangkat lunak chip yang memungkinkan pengembang menulis kode AI agar dapat berjalan di berbagai jenis chip tanpa perlu melakukan penulisan ulang secara manual. Seluruh tim Modular, yang terdiri dari sekitar 150 staf termasuk dua pendirinya, Chris Lattner dan Tim Davis, akan bergabung ke dalam struktur organisasi Qualcomm pasca-akuisisi.

CEO Qualcomm, Cristiano Amon, menyatakan bahwa masa depan teknologi terletak pada platform horizontal yang ramah pengembang. Menurutnya, kemampuan untuk menjalankan perangkat lunak di berbagai lingkungan komputasi memberikan fleksibilitas nyata bagi pelanggan dalam menerapkan solusi AI. Strategi ini menjadi fondasi bagi visi Qualcomm untuk memperluas jangkauan bisnis di luar pasar perangkat seluler.

Akuisisi ini menunjukkan ambisi besar Qualcomm untuk mendiversifikasi pendapatan yang selama ini didominasi oleh segmen perangkat mobile. Saat ini, perusahaan sedang aktif mengembangkan 40 desain chip berbeda untuk berbagai perangkat AI, mulai dari kacamata pintar, jam tangan, hingga perangkat aksesori lainnya. Selain itu, Qualcomm juga tengah memperkuat posisinya di pasar pusat data yang membutuhkan performa komputasi jauh lebih tinggi.

Sebelumnya, Qualcomm telah mengakuisisi Ventana Micro Systems yang berfokus pada server berbasis RISC-V. Langkah ini menegaskan keseriusan perusahaan dalam menantang dominasi pemain besar di pasar pusat data. Dengan mengintegrasikan teknologi Modular, Qualcomm kini memiliki keunggulan kompetitif dalam menyediakan solusi perangkat lunak yang lebih efisien dibandingkan sistem tertutup seperti Nvidia CUDA.

Pendiri Modular, Chris Lattner, memiliki rekam jejak yang mumpuni dalam industri teknologi, termasuk perannya dalam menciptakan bahasa pemrograman Swift di Apple dan infrastruktur compiler LLVM. Bersama Tim Davis, Lattner membangun Modular untuk memecahkan hambatan perangkat lunak yang sering kali menyulitkan pengembang dalam memaksimalkan potensi chip CPU dan GPU modern. Akuisisi ini diprediksi akan mengubah peta persaingan perangkat lunak AI global secara signifikan.

Mengapa Ini Penting

Akuisisi ini menandai pergeseran besar di mana raksasa chip kini lebih fokus pada integrasi perangkat lunak untuk memenangkan persaingan AI. Bagi industri teknologi di Indonesia, perkembangan ini menunjukkan bahwa efisiensi perangkat lunak lintas-platform akan menjadi kunci dalam adopsi solusi AI yang lebih terjangkau dan skalabel di masa depan.

Sumber Asli
Wired
Tanggal
24 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit