Internasional

Remaja Filipina berusia 17 tahun tewas tenggelam usai terjatuh dari jembatan di Hong Kong

Remaja Filipina berusia 17 tahun tewas tenggelam usai terjatuh dari jembatan di Hong Kong

Ringkasan

  • Seorang remaja Filipina berusia 17 tahun tewas tenggelam setelah terjatuh dari jembatan Chau Tsai di Hong Kong saat sedang bersama teman-temannya.

Seorang remaja laki-laki asal Filipina dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di wilayah pulau terpencil Hong Kong. Remaja berusia 17 tahun tersebut, yang diketahui merupakan pemegang kartu identitas Hong Kong, terjatuh ke laut setelah kehilangan keseimbangan saat berada di jembatan Chau Tsai, Peng Chau, pada Jumat malam waktu setempat.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang menghabiskan waktu bersama dua orang temannya. Mereka sempat duduk di atas pagar pembatas jembatan sambil berbincang santai. Situasi yang awalnya tenang berubah menjadi mencekam ketika korban memutuskan untuk berdiri di atas pagar tersebut dan mencoba berjalan di atasnya.

Berdasarkan keterangan sumber kepolisian, insiden nahas terjadi sekitar pukul 19.18 waktu setempat. Saat mencoba melangkah di atas pagar pembatas, remaja tersebut kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh ke dalam perairan di bawah jembatan. Kedua temannya sempat menyaksikan korban berusaha berenang kembali ke arah pantai sebelum akhirnya menghilang dari pandangan.

Menyadari situasi darurat tersebut, rekan-rekan korban segera menghubungi pihak kepolisian untuk meminta bantuan penyelamatan. Tim pemadam kebakaran dan unit penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian intensif di area perairan sekitar jembatan Chau Tsai guna menemukan remaja tersebut.

Setelah melakukan pencarian, tim penyelamat berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri sekitar 20 meter dari garis pantai. Korban segera dilarikan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole Eastern di Chai Wan untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, tim medis menyatakan bahwa nyawa remaja tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Pihak kepolisian wilayah Cheung Chau yang menangani kasus ini menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan atau unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. Saat ini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendokumentasikan kronologi peristiwa sebagai bagian dari prosedur standar kecelakaan di wilayah tersebut.

Mengapa Ini Penting

Peristiwa ini menjadi pengingat penting mengenai risiko keselamatan saat melakukan aktivitas di ruang publik, terutama bagi remaja. Bagi masyarakat Indonesia, kasus ini menyoroti pentingnya edukasi keselamatan diri dan pengawasan lingkungan bagi warga negara yang merantau atau tinggal di luar negeri.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
27 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit