Pasar kendaraan listrik (EV) global kini mulai bergeser ke arah model yang lebih ringkas dan ekonomis, setelah sebelumnya didominasi oleh truk listrik berukuran besar dan mewah. Slate, sebuah perusahaan rintisan yang didukung oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, kini mencuri perhatian dengan meluncurkan truk listrik yang diklaim sebagai yang paling terjangkau di Amerika Serikat dengan banderol mulai dari 24.950 dolar AS atau sekitar Rp390 jutaan.
Langkah ini kontras dengan strategi produsen besar seperti Ford yang sempat meluncurkan F-150 Lightning dengan harga premium. Slate hadir dengan filosofi desain yang minimalis dan fungsional. Untuk mencapai harga yang sangat kompetitif, perusahaan memangkas fitur-fitur non-esensial, seperti menghilangkan layar sentuh sebagai gantinya menggunakan klip ponsel pintar, hingga penggunaan jendela manual dan hanya menyediakan satu pilihan warna bodi abu-abu.
Spesifikasi teknis truk ini dirancang untuk kebutuhan praktis sehari-hari. Model dasar yang disebut 'Blank Slate' dilengkapi dengan penggerak roda belakang (RWD) dan baterai 65-kWh. Jarak tempuh kendaraan ini telah ditingkatkan menjadi 205 mil (sekitar 330 km) dengan kemampuan derek hingga 2.000 pon. Meskipun bukan yang tercepat di kelasnya, Slate menawarkan keseimbangan fungsionalitas yang mumpuni bagi pengguna truk konvensional.
Salah satu keunikan Slate adalah fleksibilitas desainnya. Konsumen dapat memilih varian pickup atau dua model SUV, yakni Squareback dan Fastback. Menariknya, pembeli dapat mengubah bentuk bodi truk mereka di kemudian hari. Selain itu, Slate menyediakan lebih dari 200 aksesori tambahan, mulai dari rak atap hingga pelapis warna bodi (wrap) yang dapat diaplikasikan dengan harga terjangkau untuk mempersonalisasi kendaraan.
Dari sisi pengisian daya, Slate mendukung pengisian cepat DC hingga 120 kW yang mampu mengisi baterai dari 20 hingga 80 persen dalam waktu 30 menit. Sebagai jaminan kualitas dan ketenangan pikiran bagi konsumen, perusahaan menyertakan garansi baterai lithium iron phosphate (LFP) dan powertrain selama 10 tahun atau 110.000 mil.
Antusiasme pasar terhadap Slate terbilang tinggi dengan 180.000 reservasi yang telah tercatat. Jika setengah dari jumlah pemesan tersebut melanjutkan pembelian, Slate diprediksi akan memiliki volume penjualan yang jauh melampaui truk listrik lain yang telah beredar saat ini. Pengiriman unit pertama dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun ini.