Olahraga

Gagal Finis di GP Belanda, Posisi Veda Ega di Klasemen Moto3 Melorot

Gagal Finis di GP Belanda, Posisi Veda Ega di Klasemen Moto3 Melorot

Ringkasan

  • Veda Ega Pratama turun ke posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 setelah gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Assen, Belanda.

Pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit pada gelaran Moto3 2026 di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu lalu. Veda terpaksa menghentikan balapan lebih awal setelah hanya mampu menyelesaikan delapan lap, yang membuatnya gagal mendulang poin tambahan dalam seri krusial tersebut.

Kondisi ini berdampak langsung pada posisi Veda di klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3. Pembalap Honda Team Asia tersebut kini harus turun satu tingkat ke posisi ketujuh dengan total 82 poin. Kegagalan di Assen menjadi tantangan tersendiri bagi Veda untuk tetap menjaga konsistensi di papan atas klasemen musim ini.

Di saat yang bersamaan, pembalap lain, Hakim Danish, berhasil memanfaatkan momentum di Assen dengan finis di posisi ketujuh. Tambahan sembilan poin yang diraih Danish membuatnya menyamai perolehan poin Veda. Berdasarkan aturan klasifikasi, Danish kini menempati posisi keenam, sementara Veda berada tepat di bawahnya dengan jumlah poin yang identik.

Di sisi lain, Maximo Quiles semakin memperkokoh dominasinya di puncak klasemen. Usai menjuarai GP Belanda dengan catatan waktu 33 menit 51,801 detik, Quiles kini mengoleksi 211 poin. Ia unggul jauh dengan selisih 90 poin dari pesaing terdekatnya, Alvaro Carpe, yang berada di posisi kedua, menegaskan performa impresifnya sepanjang musim 2026.

Persaingan di papan tengah klasemen pun semakin memanas. Veda kini tertinggal 20 poin dari duo Brian Uriarte dan Marco Morelli yang berbagi tempat di posisi keempat dan kelima dengan total 102 poin. Untuk kembali bersaing di posisi lima besar, Veda dituntut untuk tampil lebih maksimal dan minim kesalahan pada seri-seri balapan berikutnya.

Hasil GP Belanda sendiri menempatkan Maximo Quiles di podium tertinggi, diikuti oleh David Almansa di posisi kedua dan Marco Morelli di posisi ketiga. Sementara itu, pembalap lainnya seperti Valentin Perrone, Jesus Rios, hingga Casey O'Gorman melengkapi daftar sepuluh besar dalam balapan yang penuh drama tersebut. Veda diharapkan mampu melakukan evaluasi teknis agar dapat kembali meraih hasil positif di putaran selanjutnya.

Mengapa Ini Penting

Perjuangan Veda Ega Pratama di ajang Moto3 menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan talenta pembalap muda Indonesia di kancah internasional. Hasil ini memberikan pelajaran berharga bagi tim dan pembalap mengenai pentingnya konsistensi teknis dan ketahanan mental dalam menjaga daya saing di kejuaraan dunia yang sangat kompetitif.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
28 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit