Standard Chartered baru saja menggelar sebuah acara eksklusif di National Gallery Singapore yang menghadirkan Steven Bartlett, sosok di balik podcast populer The Diary of a CEO sekaligus investor termuda di Dragons’ Den. Dalam sesi diskusi yang intim, Bartlett berbagi pandangannya mengenai kesejahteraan personal, strategi investasi pada bisnis generasi mendatang, serta pentingnya membangun ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen bank dalam memperluas jangkauan layanan mereka bagi nasabah segmen affluent.
Bagi Standard Chartered, keterlibatan dengan nasabah tidak lagi terbatas pada produk keuangan konvensional. Mereka kini berupaya mengintegrasikan gaya hidup, perjalanan, dan koneksi sosial ke dalam ekosistem perbankan. Sebagai salah satu pengelola kekayaan terbesar dan dengan pertumbuhan tercepat di Asia, bank ini terus mengasah fokusnya melalui solusi kekayaan yang disesuaikan, manajemen hubungan yang berdedikasi, serta wawasan investasi dari kantor pusat mereka.
Salah satu inisiatif strategis yang diluncurkan adalah program 'A Seat, Beyond'. Bekerja sama dengan Mastercard, program ini dirancang khusus bagi pemegang Beyond Credit Card di Singapura maupun luar negeri. Program ini menghimpun berbagai akses istimewa, mulai dari undangan acara eksklusif, fasilitas perjalanan premium, reservasi bersantap di tempat-tempat pilihan, hingga berbagai manfaat gaya hidup yang dirancang untuk mendukung mobilitas nasabah kelas atas.
James Lye, Head of International Banking Standard Chartered untuk wilayah global dan Singapura, menegaskan bahwa bank ingin mencerminkan pola pikir global nasabahnya. Menurutnya, layanan perbankan harus mampu melampaui sekadar transaksi produk. Dengan menyediakan pengalaman yang relevan, bank dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan tahan lama dengan nasabah mereka. Hal ini mencerminkan transisi perbankan menuju pendekatan yang lebih holistik dan personal.
Program Beyond Credit Card sendiri dirancang untuk menyesuaikan pola pengeluaran nasabah yang dinamis, mencakup kebutuhan sehari-hari hingga transaksi internasional saat berlibur atau perjalanan bisnis. Nasabah dengan status Priority Private mendapatkan keistimewaan berupa tingkat perolehan poin yang lebih tinggi, yakni dua mil penerbangan untuk setiap S$1 pengeluaran domestik, serta hingga delapan mil untuk transaksi bersantap di luar negeri. Keunggulan ini memberikan nilai tambah yang nyata bagi gaya hidup nasabah yang sering berpindah antarnegara.
Selain poin perjalanan, pemegang kartu juga menikmati berbagai fasilitas prestisius seperti peningkatan kelas bisnis secara cuma-cuma, akses tak terbatas ke Priority Pass lounge, hingga malam menginap gratis di hotel mitra. Langkah agresif Standard Chartered ini menunjukkan bagaimana institusi keuangan besar beradaptasi dengan kebutuhan nasabah high-net-worth yang tidak lagi hanya mencari return investasi, melainkan juga pengalaman hidup yang eksklusif dan kemudahan akses di manapun mereka berada.