Gelandang Persib Bandung Adam Alis menegaskan kesiapan timnya menghadapi Piala Presiden 2026 yang kick-off akhir Juli. Pernyataan itu disampaikan setelah skuad Maung Bandung menuntaskan lima sesi latihan dengan intensitas terjaga dan progres adaptasi yang menggembirakan.
Menurut Adam, proses penyatuan tim berjalan mulus dari hari ke hari. Ia menilai chemistry antarpemain baru mulai terbentuk meski waktu persiapan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah. Kondisi itu wajar mengingat komposisi skuad mengalami penyesuaian jelang musim kompetisi.
Piala Presiden 2026 berstatus sebagai turnamen pramusim resmi. Ajang ini dirancang sebagai pemanasan sebelum liga bergulir, sekaligus laboratorium taktik bagi pelatih untuk melihat kesiapan formasi. Bagi klub peserta, hasil bukan satu-satunya ukuran, tetapi kekompakan menjadi fondasi wajib.
Persib dipercaya sebagai tuan rumah Grup A. Mereka akan memakai Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Grup tersebut tergolong menarik karena mempertemukan wakil Indonesia dengan klub luar negeri dari Asia Tenggara.
Di fase grup, Persib akan bersua Arema FC pada 25 Juli. Selang tiga hari, DPMM dari Brunei Darussalam menjadi lawan berikutnya. Tampines Rovers asal Singapura melengkapi jadwal pada 31 Juli. Rangkaian laga ini menguji kedalaman skuad sekaligus mental tanding pemain muda.
Kehadiran tim asing di grup Persib memberi warna tersendiri bagi sepak bola domestik. Format semacam ini memperluas jam terbang pemain lokal menghadapi gaya bermain negara tetangga. Secara bisnis, publikasi turnamen ikut menggerakkan ekonomi sekitar stadion melalui sektor hospitality dan retail suvenir.
Dari sisi strategi, pelatih Igor Tolic mendapat kanvas uji coba nyata. Turnamen pramusim menekan risiko cedera karena rotasi diperbolehkan, namun tetap menuntut disiplin taktik. Klub dengan manajemen matang biasanya menjadikan ajang ini etalase bagi sponsor menjelang kontrak panjang.
Adam Alis memilih pendekatan realistis soal target. Ia tidak membebani diri dengan ekspektasi juara, melainkan fokus pada penampilan per laga. Sikap itu mencerminkan kedewasaan skuad yang mengutamakan proses daripada hasil instan.
"Alhamdulillah kita sudah lima kali latihan dan berjalan lancar. Sedikit demi sedikit, kita sudah saling mengenal satu sama lain," ujar Adam. Pemain berpengalaman itu juga berharap sisa waktu dimanfaatkan maksimal agar laga perdana melawan Arema berjalan optimal.
"Turnamen pramusim seperti ini bagian dari persiapan untuk menuju liga. Mudah-mudahan di persiapan ini kita bisa lebih kompak dan lebih siap lagi," kata Adam. Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan pelatih yang menyebut Piala Presiden penting untuk adaptasi pemain baru.
Ke depan, Persib perlu menjaga ritme latihan tanpa memaksakan intensitas berlebih. Keseimbangan antara recovery dan taktik menjadi kunci menghadapi jadwal padat tiga laga dalam seminggu. Jika chemistry terus naik, Maung Bandung berpeluang besar lolos grup dengan modal kepercayaan tinggi.
Tren turnamen pramusim dengan unsur internasional diprediksi bertahan di masa depan. Format ini menambah daya tarik penyiaran dan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub sepak bola ASEAN. Bagi suporter, pertarungan melawan wakil Brunei dan Singapura memberi pengalaman menonton yang lebih variatif.
Persib Bandung membawa beban ekspektasi tinggi sebagai juara bertahan di beberapa edisi sebelumnya. Namun Adam Alis dan rekan setim menunjukkan komitmen untuk melewati tekanan dengan cara profesional. Kiprah mereka di Grup A akan menjadi indikator awal kekuatan tim jelang kompetisi utama.
Stadion Si Jalak Harupat dipastikan kembali ramai oleh bobotoh. Dukungan tribun rumah kerap menjadi faktor psikologis yang memperkuat performa Persib. Sinergi antara persiapan teknis dan atmosfer suporter akan menentukan langkah awal tim di Piala Presiden 2026.