Pihak Kepolisian Hong Kong telah melakukan penangkapan terhadap seorang pria setelah terlibat dalam aksi kejar-kejaran berkecepatan tinggi yang melintasi wilayah Pulau Hong Kong. Insiden yang memicu ketegangan di jalan raya tersebut berakhir dengan kecelakaan beruntun yang melibatkan lima unit kendaraan, mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula pada hari Sabtu sekitar pukul 16.57 waktu setempat, ketika petugas kepolisian mencoba menghentikan sebuah kendaraan yang mencurigakan di Wah Fu Road, dekat Waterfall Bay, Aberdeen. Namun, alih-alih mematuhi instruksi petugas, pengemudi mobil tersebut justru tancap gas dan melarikan diri, memicu pengejaran oleh aparat kepolisian.
Dalam upaya meloloskan diri, pengemudi tersebut memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi melalui Aberdeen Tunnel menuju kawasan Causeway Bay. Aksi nekat ini berlangsung selama kurang lebih 40 menit sebelum akhirnya situasi memuncak di area Canal Road Flyover, tepatnya di dekat Wong Nai Chung Gap Flyover yang berada di seberang pusat perbelanjaan Times Square.
Sekitar pukul 17.35, kendaraan tersangka menabrak serangkaian kendaraan lain, termasuk sebuah taksi, satu unit truk, dua mobil pribadi, serta satu kendaraan milik kepolisian. Tabrakan beruntun tersebut menyebabkan kerusakan materi yang cukup parah pada kelima kendaraan yang terlibat di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang wanita yang berada di dalam taksi dilaporkan mengalami luka ringan. Petugas medis yang tiba di lokasi segera melarikan korban ke Rumah Sakit Ruttonjee di Wan Chai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Beruntung, cedera yang dialami korban tidak dikategorikan sebagai cedera yang mengancam jiwa.
Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat tersangka sempat berusaha melarikan diri dengan meninggalkan kendaraannya di atas jalan layang setelah kecelakaan terjadi. Namun, dua petugas kepolisian dengan sigap mengejar dan melumpuhkan tersangka di lokasi. Tersangka kemudian diamankan dengan kondisi pakaian yang tampak robek sebelum dibawa ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.