Dunia hiburan Hong Kong kembali berduka setelah kepergian aktris senior Barbara Chan Man-yee. Dalam sebuah upacara penghormatan terakhir yang khidmat pada hari Kamis, putra mendiang mengenang ibundanya sebagai sosok yang mewujudkan definisi 'kasih sayang tanpa syarat'. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh terkemuka dari industri hiburan, termasuk sutradara ternama Johnnie To Kei-fung serta aktris populer Ada Choi Siu-fun yang memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang.
Prosesi penghormatan berlangsung secara tertutup di Gereja St Andrew yang terletak di Tsim Sha Tsui. Pemilihan lokasi ini memiliki makna emosional yang mendalam, mengingat gereja yang sama juga menjadi tempat peringatan bagi mendiang suami Barbara Chan, aktor Liu Kai-chi, yang wafat lima tahun silam. Suasana haru menyelimuti para pelayat saat mereka memasuki area gereja yang dipenuhi dengan rangkaian bunga mawar putih.
Barbara Chan mengembuskan napas terakhirnya awal bulan ini pada usia 66 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Di pintu masuk gereja, para pelayat disambut oleh foto mendiang yang mengenakan toga kelulusan dengan rambut perak yang menawan. Senyum ramah dalam foto tersebut menjadi kenangan terakhir yang ingin diingat oleh keluarga dan rekan sejawat mengenai sosok aktris yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia akting Hong Kong.
Putra sulung mendiang, Liu Man-chit, menyampaikan pidato perpisahan yang menyentuh hati. Dalam momen yang penuh emosi tersebut, ia tampak tak kuasa menahan air mata saat mengungkapkan rasa terima kasih dan perpisahan kepada sang ibu. Liu Man-chit menekankan betapa besar pengaruh ibunya dalam membentuk karakternya selama ini, terutama dalam memahami arti kasih sayang yang tulus dan tanpa syarat.
Kehadiran tokoh-tokoh penting industri perfilman dalam upacara tersebut menunjukkan betapa dihormatinya Barbara Chan di kalangan rekan seprofesinya. Selain dikenal karena kemampuan aktingnya yang mumpuni, Chan juga dikenang sebagai pribadi yang hangat dan memiliki hubungan baik dengan banyak orang di industri hiburan. Dedikasinya terhadap keluarga dan profesi menjadi warisan yang terus diingat oleh orang-orang terdekatnya.
Kepergian Barbara Chan menandai berakhirnya sebuah era bagi banyak penggemar film Hong Kong yang tumbuh besar dengan karya-karyanya. Upacara penghormatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk melepas kepergian seorang aktris, tetapi juga sebagai refleksi atas nilai-nilai kemanusiaan dan cinta kasih yang selama ini ia tanamkan kepada anak-anaknya serta orang-orang di sekitarnya. Pihak keluarga berharap agar privasi mereka tetap dihargai di masa berkabung ini.