Kabar gembira datang dari kubu tim nasional Kanada menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kapten tim, Alphonso Davies, dipastikan telah pulih sepenuhnya dari cedera hamstring yang sempat membekapnya dan siap diturunkan saat Kanada menghadapi Afrika Selatan pada hari Minggu mendatang.
Cedera tersebut didapatkan Davies saat membela klubnya, Bayern Munich, dalam pertandingan semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Proses pemulihan yang ketat membuat bek sayap andalan ini harus melewatkan sejumlah pertandingan penting di fase grup, sebuah situasi yang diakui cukup sulit bagi pemain berusia 25 tahun tersebut.
Pelatih timnas Kanada, Jesse Marsch, mengungkapkan rasa antusiasnya atas kembalinya sang kapten ke dalam skuad. Menurut Marsch, kehadiran kembali Davies di lapangan hijau bukan sekadar tambahan kekuatan teknis, melainkan sebuah dorongan moral yang signifikan bagi seluruh anggota tim yang akan berjuang di fase gugur.
Sebelumnya, Davies sempat berkeinginan keras untuk tampil di laga terakhir Grup B melawan Swiss, di mana Kanada akhirnya harus menelan kekalahan tipis 2-1. Namun, Marsch secara tegas menolak keinginan tersebut karena menganggap kondisi fisik Davies saat itu masih terlalu berisiko untuk dipaksakan bermain.
Menanggapi keputusan pelatihnya, Davies mengaku bahwa absen dari lapangan merupakan pengalaman yang sangat menyakitkan. Ia mengungkapkan betapa sulitnya harus menyaksikan rekan-rekannya berjuang dari pinggir lapangan, sementara hasrat utamanya sebagai pemain profesional adalah memberikan kontribusi nyata di atas rumput hijau.
Marsch menekankan bahwa kebijakannya untuk mengistirahatkan Davies adalah bentuk perlindungan aset berharga bagi tim. Ia menganalogikan pemain bintang seperti Davies layaknya sebuah mobil Ferrari yang harus dirawat dengan sangat hati-hati agar performanya tetap maksimal saat dibutuhkan di momen-momen penentu turnamen.