Sebuah startup otomotif asal Lisbon, Portugal, bernama Amble, baru saja memperkenalkan terobosan baru dalam dunia mobilitas listrik melalui kendaraan bernama Amble One. Kendaraan ini dirancang sebagai buggy listrik yang ringan namun tetap mengedepankan estetika mewah. Dengan desain yang terinspirasi dari kendaraan penjelajah bulan atau 'moon buggy', Amble One hadir untuk mengisi celah pasar kendaraan listrik jarak pendek yang tetap terlihat gaya di area-area eksklusif.
Di balik pengembangan ambisius ini terdapat tim yang berpengalaman luas di industri otomotif dan teknologi global. Pendirinya merupakan sosok-sosok yang pernah berkecimpung di Audi dan Ford, serta pendiri brand sepeda listrik premium, Cowboy. Selain itu, desain utama dipimpin oleh Julian Hoenig, sosok yang sebelumnya terlibat dalam proyek ambisius Apple Car yang sempat dibatalkan, serta berkontribusi pada pengembangan Apple Watch dan Vision Pro.
Amble One dirancang khusus sebagai kendaraan legal untuk jalan raya dengan bobot di bawah 450 kilogram. Pengurangan bobot ini sangat krusial agar kendaraan tersebut memenuhi regulasi kategori L7e di Eropa, yang memungkinkan kendaraan ini beroperasi di jalan umum tanpa harus melalui standar sertifikasi mobil konvensional yang jauh lebih rumit dan berat. Desain tanpa pintu yang unik bukan sekadar pilihan estetika, melainkan strategi teknis untuk mempertahankan bobot tetap ringan.
Dari sisi performa, Amble One menawarkan spesifikasi yang mumpuni untuk kebutuhan mobilitas di kawasan resor, lahan pribadi, atau jalur pesisir pantai. Kendaraan ini mampu menempuh jarak lebih dari 96 kilometer (60 mil) dalam sekali pengisian daya. Kecepatan maksimalnya dibatasi pada 64 km/jam (40 mph), dan pengguna dapat mengisi daya baterai melalui soket listrik rumah standar hanya dalam waktu lima jam.
Estetika 'Cupertino' sangat terasa pada pemilihan material interior dan eksterior. Hoenig memanfaatkan kombinasi bahan aluminium, kulit, katun, dan gabus untuk menciptakan kesan premium. Windscreen datar yang digunakan terinspirasi dari Mercedes G-Wagon klasik, sementara dasbornya dirancang dengan diameter batang yang kompatibel dengan aksesori sepeda standar, memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna untuk menambahkan perangkat tambahan.
Dengan harga yang dipatok sekitar 25.000 dolar AS, Amble One menargetkan segmen pasar niche yang menginginkan gaya hidup berkelanjutan namun tetap eksklusif. Kehadiran perusahaan ini menandai pergeseran tren di mana desain minimalis dan fungsionalitas ringan menjadi kunci utama dalam memenangkan hati konsumen kendaraan listrik di masa depan, terutama di sektor pariwisata kelas atas dan properti mewah.