Berita

Ben Affleck Menang US$1 Juta di Kuis Televisi untuk Amal

Ringkasan

  • Aktor Ben Affleck meraih hadiah utama US$1 juta dalam episode spesial "Celebrity Who Wants To Be A Millionaire" di ABC, Rabu (29/7), berkat kerja sama dengan juara Jeopardy! Jamie Ding dan saran kocak presenter Jimmy Kimmel.

Aktor pemenang Oscar Ben Affleck meraih hadiah utama senilai US$1 juta (sekitar Rp16 miliar) dalam episode spesial "Celebrity Who Wants To Be A Millionaire" yang tayang di ABC pada Rabu (29/7) malam waktu setempat. Bintang film "The Batman" tersebut berpasangan dengan Jamie Ding, seorang juara "Jeopardy!", di bawah presenter Jimmy Kimmel.

Keduanya bersaing untuk mengumpulkan dana bagi organisasi amal. Affleck memilih Eastern Congo Initiative, lembaga nirlaba yang didirikannya bersama Whitney Williams pada 2010. organisasi ini bergerak mendukung komunitas lokal di Republik Demokratik Kongo bagian timur.

Sepanjang pertandingan, Affleck dan Ding menjawab serangkaian pertanyaan dengan percaya diri. Namun, ketika sampai pada pertanyaan senilai US$1 juta, pasangan ini sempat ragu. Pertanyaannya berbunyi: "Dalam tradisi Thanksgiving tahunan, semua nama di bawah ini pernah menjadi nama kalkun yang diampuni presiden AS kecuali yang mana?"

Pilihan jawaban yang tersedia adalah Peanut Butter and Jelly, Tater and Tot, Mac and Cheese, serta Spaghetti and Meatball. Affleck dan Ding awalnya mempertimbangkan untuk menggunakan "Phone-A-Friend" dan menghubungi Stephen Morrison, rekan tim trivia Ding yang juga mantan mahasiswa Harvard.

Namun, sebelum menghubungi Morrison, Kimmel mengingatkan bahwa keduanya masih memiliki opsi "Ask-The-A-Host". Affleck lalu mengajukan pertanyaan kepada Kimmel, yang menurutnya memiliki pengetahuan luas soal makanan dan masakan. Kimmel menyarankan jawaban "Spaghetti and Meatball" dengan nada bercanda.

"Saya bisa membayangkan Donald Trump memegang semangkuk besar spaghetti dan meatball. Itu terdengar seperti bukan jawaban yang benar," ujar Kimmel, memancing tawa penonton. Meski demikian, Affleck dan Ding tetap memutuskan menghubungi Morrison via telepon.

Ding memperkenalkan Morrison kepada Kimmel dengan nada humor: "Jimmy, mungkin kamu akan suka teman saya ini. Pendidikan Harvard, seorang ayah, dan kami selisih dua tahun. Tapi kami sudah melewati banyak cobaan bersama, seperti Ben dan Matt." Kimmel merespons dengan candaan, "Kamu cari masalah?"

Sayangnya, Morrison mengaku tidak bisa memastikan jawaban yang tepat. Kimmel pun berkata, "Dengar, dia cerdas karena kalau tidak tahu, ya tidak tahu." Akhirnya, Affleck dan Ding mempercayai saran Kimmel dan memilih "Spaghetti and Meatball". Jawaban itu terbukti benar, memicu konfeti berjatuhan di atas panggung saat keduanya berpelukan.

Ini bukan pertama kalinya lingkaran pertemanan Affleck meraih kemenangan serupa. Tahun lalu, sahabat dan rekan bisnisnya, Matt Damon, memenangkan hadiah utama yang sama bersama legenda "Jeopardy!" Ken Jennings. Uang tersebut disumbangkan ke Water.org, organisasi akses air bersih.

Kemenangan ini muncul di tengah kesibukan Affleck dalam industri hiburan. Selain berakting di "The Accountant 2", ia terus mengembangkan produksi lewat Artists Equity, perusahaan produksi yang didirikan bersama Damon. Kemitraan kreatif mereka sudah berlangsung selama dua dekade lebih.

Kimmel sebelumnya mengungkapkan bahwa Affleck tampak terkejut dan senang saat mengetahui akan berpasangan dengan juara "Jeopardy!". "Saya raja Ben tidak tahu dia akan didampingi seorang juara saat menyetujui tampil di acara ini. Tapi setelah saya beritahu, dia tampak terkejut dan gembira," ujar Kimmel kepada Variety.

Tren Selebrikuitas Berbasis Amal di Televisi

Kemenangan Affleck menjadi contoh bagaimana format kuis televisi klasik masih relevan di era streaming. "Who Wants To Be A Millionaire" pertama kali populer pada akhir 1990-an dan telah mengalami berbagai penyegaran format. Versi selebriti dengan target amal memberikan nilai tambah emosional yang sulit ditiru oleh konten digital independen.

Di Indonesia, format serupa pernah populer melalui acara "Who Wants to Be a Millionaire?" versi lokal yang ditayangkan di RCTI dengan Darius Sinathrya sebagai pembawa acara. Meski sudah tidak tayang rutin, warisan acara tersebut masih membuktikan bahwa kuis berhadiah besar memiliki tempat tersendiri di hati penonton Tanah Air.

Kolaborasi antara aktor Hollywood dan juara trivia juga mencerminkan tren kolaborasi lintas industri yang kian marak. Bukan hanya soal bakat di depan kamera, tetapi juga kecerdasan dan kemampuan berpikir cepat di bawah tekanan. Bagi penggemar hiburan di Indonesia, momen ini menjadi pengingat bahwa dunia selebriti dan pengetahuan umum bisa berjalan beriringan.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menunjukkan bahwa format kuis televisi klasik masih memiliki magnet besar di era streaming dan konten digital. Di Indonesia, acara serupa pernah sangat populer dan menjadi fenomena budaya. Kemenangan Affleck juga menegaskan tren amal selebriti yang kian menjadi strategi branding di industri hiburan global, sebuah praktik yang mulai diadopsi pula oleh publik figur Indonesia melalui program kuis amal di berbagai platform digital.

Sumber Asli
Channel NewsAsia
Tanggal
31 Juli 2026
Waktu Baca
5 menit