Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menyambut rombongan peserta CRF 250 Rally Indonesia di Tanjungpandan, Jumat. Ia mengajak para rider untuk menjadi duta pariwisata Belitung, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Selamat datang di Negeri Laskar Pelangi. Terima kasih Belitung telah dipilih sebagai bagian dari perjalanan CRF 250 Rally Indonesia," ujar Djoni seusai melepas start acara tersebut.
Acara ini bukan sekadar touring, melainkan momentum emas untuk memperkenalkan Belitung ke dunia. Menurut bupati, satu foto, satu video, dan satu cerita positif yang dibagikan peserta di media sosial akan memberi efek promosi yang jauh lebih kuat daripada baliho-baliho besar. Ia berharap para peserta tidak hanya menikmati tantangan jalur balap, tetapi juga keindahan alam, keramahan warga, dan kuliner khas Belitung.
Djoni menekankan bahwa sport tourism menjadi fokus pemerintah daerah saat ini. "Belitung dinilai cocok untuk kegiatan olahraga petualangan, dengan udara bersih dan pantai yang masih asli," katanya. Ia mengimbau para rider untuk berinteraksi langsung dengan warga lokal dan mencicipi kuliner di warung kopi tradisional sepanjang jalur.
President CRF 250 Rally Indonesia, Tajul Arifin, menjelaskan, rombongan rider berasal dari berbagai daerah, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, Kalimantan Timur, bahkan ada rider aktif dari Penang, Malaysia. Selain itu, acara ini juga mengajak sejumlah calon investor untuk melihat langsung potensi Belitung.
Motor yang digunakan adalah Honda CRF 250, motor petualang bergaya Rally Dakar dengan mesin 249,6 cc PGM-FI berdaya 18,9 kW, suspensi Showa upside-down, dan tangki berkapasitas 12,8 liter. Motor ini sering menjadi pilihan premium untuk touring jarak jauh dan off-road.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Belitung menyatakan, acara ini akan mendorong ekonomi lokal karena transaksi belanja peserta langsung menggerakkan roda ekonomi masyarakat. "Jika melihat keindahan pantai atau lembah kami, jangan ragu untuk berhenti dan menikmati udara yang dipantau sebagai salah satu yang terbersih di Indonesia," ujar bupati. Ia menambahkan, Belitung bebas kemacetan, sehingga sangat cocok untuk relaksasi.
Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk BPJS-TK yang mendukung sport tourism untuk ekonomi mandiri dan tenaga kerja. Sebelumnya, Menteri Pariwisata menyarankan Belitung untuk mengembangkan wisata olahraga. Dengan momentum ini, pemerintah daerah berharap kunjungan tamu tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga menciptakan kesan positif yang berkelanjutan.
Sementara itu, Tajul Arifin menyatakan kesiapan panitia membawa investor untuk melihat potensi Belitung lebih dekat. "Kami berharap acara ini menjadi awal dari investasi yang lebih besar di sektor pariwisata dan olahraga," katanya. Rencana ke depan, Belitung juga berupaya menjadi tuan rumah even olahraga internasional seperti F1 Powerboat, seperti yang diungkapkan Bangka Belitung sebelumnya.
Dengan promosi yang dilakukan melalui media sosial peserta dan interaksi langsung dengan warga, diharapkan Belitung akan semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga dan pariwisata dapat saling melengkapi, menciptakan dampak positif bagi ekonomi lokal dan citra daerah di kancah nasional maupun global.
Sementara itu, pemerintah daerah terus mempersiapkan infrastruktur dan layanan pendukung untuk mengakomodasi event serupa di masa mendatang. "Kami akan memastikan jalan-jalan yang dilalui para rider tetap dalam kondisi prima, serta menyediakan fasilitas wisata yang ramah bagi pengunjung," tambah Djoni. Langkah ini diambil untuk menjadikan Belitung sebagai destinasi sport tourism yang kompetitif di tingkat regional.
Di sisi lain, para peserta menyatakan antusiasme tinggi terhadap keindahan alam Belitung. "Ini adalah pengalaman luar biasa, tidak hanya dari segi balap, tetapi juga dari segi budaya dan alam," ujar salah satu rider dari Jawa Timur. Mereka berharap dapat kembali lagi dan membawa cerita positif tentang Belitung ke komunitas masing-masing.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, pelaku industri, dan peserta, sport tourism di Belitung diproyeksikan akan terus berkembang. Ke depannya, acara seperti CRF 250 Rally Indonesia diharapkan dapat menarik lebih banyak investor, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal. Belitung bertekad untuk menjadi salah satu tujuan sport tourism terkemuka di Indonesia, dengan keindahan alam dan keramahan yang menjadi daya tarik utamanya.