Tim gabungan lintas sektor berhasil mengevakuasi 150 penumpang kapal KM Makmur Jaya yang mengalami kendala teknis di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, pada Minggu pagi. Proses penyelamatan berlangsung cepat dan tertib berkat koordinasi solid antara instansi terkait serta bantuan dari masyarakat setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah, menyatakan bahwa laporan mengenai insiden tersebut diterima petugas pada pukul 10.20 WIB. Setelah menerima informasi, tim gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi pendukung lainnya segera dikerahkan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para penumpang.
Berdasarkan keterangan dari kapten kapal, Murinan, gangguan mesin dipicu oleh masalah pada sistem bahan bakar. Pengecekan awal menunjukkan adanya kontaminasi air pada bahan bakar, yang menyebabkan mesin kapal tidak dapat beroperasi secara normal di tengah perjalanan menuju Pulau Pramuka. Kondisi ini memaksa kapal berhenti dan terombang-ambing sebelum akhirnya tim penyelamat tiba di lokasi.
Seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami cedera serius. Setelah berhasil dievakuasi ke Pulau Pari, para penumpang segera mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis setempat untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap terjaga pasca-insiden tersebut.
Demi memastikan perjalanan tetap berlanjut, pihak BPBD memberikan fasilitasi transportasi tambahan menggunakan kapal dinas untuk mengantar seluruh penumpang menuju destinasi akhir mereka di Pulau Pramuka. Seluruh proses evakuasi hingga pengantaran ulang penumpang berjalan dengan aman tanpa kendala berarti.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta. Saat ini, KM Makmur Jaya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk pemeriksaan teknis mendalam guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.