Tehran (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan keberhasilan operasi militer mereka dalam melumpuhkan sebuah kelompok yang mereka klasifikasikan sebagai teroris separatis. Operasi tersebut dilaporkan berlangsung di provinsi Azarbaijan Barat, wilayah strategis yang terletak di bagian barat laut Iran.
Dalam pernyataan yang dirilis melalui outlet media resmi Sepah News pada Kamis, IRGC mengonfirmasi bahwa kelima anggota kelompok tersebut tewas dalam penyergapan yang dilakukan oleh pasukan keamanan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/7) di sekitar wilayah perbatasan Piranshahr, sebuah area yang sering menjadi titik panas pergerakan lintas batas.
Pihak IRGC menjelaskan bahwa kelompok tersebut diduga berafiliasi dengan Partai Demokrat Kurdistan Iran (KDPI). Menurut otoritas Iran, para anggota kelompok ini telah melakukan penyusupan ke dalam wilayah kedaulatan Iran dengan misi utama untuk melakukan aksi terorisme serta serangkaian upaya sabotase terhadap stabilitas keamanan negara.
Keberhasilan penyergapan ini diklaim sebagai buah dari operasi intelijen yang intensif dan terukur. Pasukan IRGC di provinsi Azarbaijan Barat telah melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan mencurigakan mencurigakan selama beberapa waktu sebelum akhirnya memutuskan untuk mengambil tindakan tegas saat kelompok tersebut terdeteksi memasuki zona operasi.
Selain melumpuhkan anggota kelompok, pihak IRGC juga mengklaim telah mengamankan berbagai jenis senjata api serta peralatan teknis yang dibawa oleh para teroris tersebut. Barang bukti ini kini berada dalam pengawasan otoritas terkait sebagai bagian dari proses investigasi lebih lanjut mengenai jaringan dan logistik yang mendukung aktivitas mereka.
Sebagai catatan, Partai Demokrat Kurdistan Iran (KDPI) telah lama ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Iran. Kelompok ini diketahui memiliki basis operasional di wilayah Kurdistan, Irak, yang seringkali menjadi tantangan diplomasi dan keamanan bagi perbatasan Iran karena dinamika politik di wilayah tersebut.