Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, menyatakan kesiapannya untuk berkompetisi di turnamen Wimbledon setelah sempat mengalami kendala kesehatan akibat suhu ekstrem pada ajang French Open lalu. Sinner, yang merupakan juara bertahan di turnamen tersebut, mengaku telah mengevaluasi performanya secara menyeluruh untuk memastikan kondisi fisiknya lebih prima saat berlaga di lapangan rumput London.
Pada turnamen French Open di Roland Garros, Sinner sempat mengalami kekalahan mengejutkan di babak kedua setelah menderita kram hebat akibat gelombang panas yang melanda Paris. Insiden tersebut sempat memicu kekhawatiran luas mengenai kesejahteraan pemain di tengah perubahan iklim yang membuat suhu lapangan semakin panas setiap tahunnya. Sinner mengakui bahwa pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi timnya.
Menanggapi tantangan cuaca, Sinner mengungkapkan bahwa ia dan tim pelatih telah menyusun rencana khusus untuk beradaptasi dengan kondisi panas yang ekstrem. Sinner menekankan pentingnya melakukan latihan dalam simulasi suhu tinggi agar tubuhnya lebih siap menghadapi tekanan cuaca di masa depan. Menurutnya, pemanasan global yang membuat suhu bumi terus meningkat adalah isu krusial bagi seluruh atlet profesional.
Dalam sesi konferensi pers yang berlangsung di London, Sinner juga menyoroti progres latihannya selama dua setengah minggu terakhir. Meskipun ia mengakui tidak mungkin mensimulasikan ketegangan pertandingan secara seratus persen, ia merasa puas dengan perubahan teknis dan fisik yang telah diterapkan. Sinner menegaskan bahwa tidak ada cara instan, namun ia percaya pada proses pemulihan dan persiapan yang telah dilakukan.
Selain fokus pada performa, Sinner juga menanggapi isu mengenai tuntutan pemain terkait distribusi hadiah uang di turnamen Grand Slam. Meskipun ia tidak memberikan komentar mendalam, ia hadir di tengah kabar bahwa para petenis berencana melakukan aksi protes dengan membatasi durasi konferensi pers sebagai simbol tuntutan atas pembagian pendapatan yang lebih adil bagi para atlet.
Menatap turnamen Wimbledon yang akan dimulai hari Senin, Sinner yang kini telah mengoleksi empat gelar Grand Slam, akan memulai langkah pertamanya melawan petenis asal Serbia, Miomir Kecmanovic. Dengan persiapan yang lebih matang dan rencana mitigasi panas yang terukur, petenis asal Italia ini berambisi untuk mempertahankan mahkotanya dan menunjukkan ketangguhannya di lapangan All England Club.