Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 resmi dibuka dengan optimisme tinggi sebagai katalisator utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menekankan bahwa acara ini bukan sekadar pameran, melainkan momentum krusial untuk mempererat sinergi antara pemangku kepentingan dalam membangun fondasi ekonomi yang lebih kokoh.
Dalam sambutannya di Jakarta, Filianingsih menyoroti peran strategis JKF dalam mendukung UMKM untuk naik kelas. Melalui integrasi pembayaran digital dan perluasan akses pasar, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat serta produktivitas sektor riil di DKI Jakarta yang menjadi barometer ekonomi nasional.
Bank Indonesia juga mengapresiasi kolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sinergi lintas sektor ini dinilai sebagai kunci dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global yang kreatif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara luas.
Dari sisi operasional, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menetapkan target transaksi yang ambisius pada gelaran tahun ini, yakni mencapai Rp40 miliar. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan dibandingkan capaian tahun 2025 yang berada di angka Rp21 miliar, menunjukkan tren positif dalam adopsi ekonomi digital.
Untuk mendukung target tersebut, penyelenggara melibatkan 67 instansi dan lembaga guna memperluas akses pembiayaan dan promosi bagi pelaku usaha. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pelaku UMKM memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional, melalui ekosistem yang lebih terintegrasi.
Berlangsung di Istora Senayan pada 4-5 Juli, JKF 2026 menghadirkan 377 tenant yang terdiri dari 290 pelaku UMKM di sektor kuliner, fesyen, dan kriya, serta 87 tenant layanan dan edukasi. Kehadiran mereka menjadi etalase kreativitas yang membuktikan bahwa inovasi dan digitalisasi mampu berjalan beriringan dalam memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di Tanah Air.