Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara resmi menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 25.000 penerima manfaat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Penyaluran ini ditujukan khusus bagi keluarga yang masuk dalam kategori desil satu dan dua, yang mencakup kelompok masyarakat dengan tingkat kemiskinan ekstrem.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, pada Jumat. Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat dalam meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah tantangan fluktuasi harga pangan yang terjadi saat ini.
Kebijakan pemberian bantuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang diselenggarakan pada Juni 2026. Pemerintah telah memutuskan untuk memberikan bantuan berupa 10 kilogram beras selama tiga bulan kepada lebih dari 33 juta keluarga di seluruh Indonesia yang tergolong dalam desil satu dan dua.
Khusus untuk wilayah Sulawesi Barat, pemerintah mengalokasikan bantuan kepada 25.000 keluarga penerima manfaat. Selain bantuan beras dari pemerintah pusat, Bupati Mamuju turut berkomitmen memberikan dukungan tambahan berupa minyak goreng, guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi secara lebih komprehensif.
Menko Pangan juga mendorong pemerintah daerah untuk proaktif dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Ia secara khusus meminta Bupati Mamuju untuk mempertimbangkan pemberian bantuan telur, mengingat dinamika harga komoditas tersebut yang sempat mengalami kenaikan, sehingga bantuan ini diharapkan dapat menjadi jaring pengaman sosial yang efektif.
Sebelum prosesi penyerahan bantuan, Zulkifli Hasan sempat melakukan agenda rembuk tani di Kelurahan Sinyoyoi, Kecamatan Kalukku, Mamuju. Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog langsung dengan para petani lokal serta melakukan peninjauan ke area persawahan setempat untuk memastikan sektor produksi pangan di daerah tetap berjalan optimal guna mendukung ketahanan pangan nasional.