Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara resmi menetapkan Kawasan Destar Point sebagai pusat kuliner durian. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah untuk menciptakan daya tarik wisata baru sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyatakan bahwa Destar Point yang berlokasi di kompleks terpadu Jalan Soekarno Hatta kini difungsikan sebagai etalase utama hasil perkebunan durian dari seluruh Pulau Bangka. Kawasan ini nantinya akan menjadi pusat pemasaran bagi durian yang berasal dari empat kabupaten, yakni Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan.
Menurut Saparudin, Pangkalpinang sudah saatnya menjadi hub utama pemasaran durian lokal unggulan di Kepulauan Bangka Belitung. Berbagai varietas durian khas daerah seperti durian cumasi dan durian tembaga memiliki reputasi cita rasa yang sangat baik dan diminati banyak kalangan, sehingga potensi ekonomi ini harus dikelola dengan lebih profesional.
Pengembangan Destar Point juga bertujuan untuk mendiversifikasi destinasi wisata di ibukota provinsi. Selama ini, wisatawan lebih mengenal Alun-Alun Taman Merdeka atau Taman Sari. Dengan adanya pusat kuliner durian, diharapkan kunjungan wisatawan dapat tersebar ke berbagai titik yang mampu memberikan dampak ekonomi lebih merata bagi para pelaku UMKM dan petani lokal.
Sebagai komitmen berkelanjutan, pemerintah kota memastikan bahwa setiap musim durian tiba, kawasan ini akan rutin mengadakan bazar durian. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang promosi yang efektif untuk memperkenalkan kualitas durian lokal kepada publik nasional bahkan internasional, agar mampu bersaing dengan durian dari negara tetangga seperti Thailand atau Malaysia.
Bazar durian yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 12 Juli menjadi momentum awal untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal. Saparudin menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh hanya mengenal durian dari luar negeri, sementara durian daerah sendiri memiliki kualitas yang jauh lebih unggul dan otentik.