Internasional

China Periksa Pejabat Senior Antariksa dalam Operasi Bersih-Bersih Korupsi

China Periksa Pejabat Senior Antariksa dalam Operasi Bersih-Bersih Korupsi

Ringkasan

  • Pejabat senior antariksa China, Bian Zhigang, tengah diselidiki atas dugaan korupsi dalam kampanye bersih-bersih sektor pertahanan.

Pemerintah China kembali melakukan langkah tegas dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor pertahanan dan antariksa. Bian Zhigang, seorang pejabat senior industri pertahanan yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Badan Antariksa Nasional China (CNSA), kini tengah berada dalam penyelidikan pihak berwenang atas dugaan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius.

Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (CCDI), lembaga pengawas antikorupsi tertinggi di China, mengumumkan pada hari Rabu bahwa Bian sedang diselidiki karena keterlibatannya dalam praktik korupsi dan penyuapan. Bian sendiri memiliki rekam jejak panjang di Administrasi Negara untuk Sains, Teknologi, dan Industri Pertahanan (SASTIND), sebuah badan krusial yang mengatur riset, pengembangan, dan produksi peralatan militer China.

Sebelum penyelidikan ini diumumkan, Bian Zhigang dikenal sebagai wajah utama diplomasi ruang angkasa China di kancah internasional. Ia sering mewakili CNSA dalam berbagai forum global, termasuk kunjungan terakhirnya ke Forum Antariksa Rusia di Moskow pada bulan April lalu. Perannya sangat vital dalam mempromosikan kerja sama internasional terkait misi eksplorasi bulan yang dilakukan oleh Beijing.

Dampak dari penyelidikan ini terlihat jelas dalam upaya pemerintah China untuk membersihkan rekam jejak Bian. Segera setelah pengumuman investigasi tersebut, profil resmi Bian dihapus dari situs web pemerintah dan namanya disunting dari catatan pertemuan publik. Langkah ini mencerminkan betapa seriusnya pemerintah China dalam menjaga integritas di lembaga-lembaga strategis negara.

Kasus ini bukanlah insiden terisolasi dalam sektor pertahanan China. Bian merupakan pejabat tinggi kedua di SASTIND yang diselidiki oleh CCDI dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, mantan Wakil Kepala SASTIND, Zhang Jianhua, telah dipecat dari Partai Komunis karena terbukti menerima suap, yang menunjukkan adanya celah sistemik dalam manajemen industri pertahanan.

Investigasi ini menandai eskalasi kampanye antikorupsi yang lebih luas di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping. Dengan menyasar tokoh-tokoh penting di sektor teknologi pertahanan dan ruang angkasa, Beijing tampaknya ingin memastikan bahwa dana negara yang dialokasikan untuk kemajuan teknologi militer dan eksplorasi antariksa tidak diselewengkan oleh oknum pejabat, demi menjaga kedaulatan serta supremasi teknologi China di masa depan.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini menyoroti risiko geopolitik dan integritas birokrasi dalam proyek teknologi besar yang melibatkan kerja sama internasional. Bagi Indonesia, ini menjadi pengingat penting akan perlunya transparansi dalam kerja sama strategis di bidang teknologi dan pertahanan dengan mitra global agar tidak terganggu oleh masalah internal negara mitra.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit