Internasional

Perhiasan Senilai Jutaan Euro Dicuri dari Museum Lalique Prancis

Perhiasan Senilai Jutaan Euro Dicuri dari Museum Lalique Prancis

Ringkasan

  • Museum kaca mewah Lalique di Prancis dibobol komplotan pencuri yang membawa lari koleksi perhiasan senilai jutaan euro dalam aksi cepat.

Aksi pembobolan dramatis terjadi di museum milik produsen kaca mewah asal Prancis, Lalique, pada Minggu pagi waktu setempat. Sekelompok pencuri bertopeng dilaporkan berhasil melarikan diri dengan membawa kabur koleksi perhiasan berharga yang ditaksir bernilai jutaan euro dalam sebuah operasi yang sangat terencana.

Peristiwa ini terjadi di Wingen-sur-Moder, sebuah wilayah di timur laut Prancis, sekitar pukul 05.30 pagi. Berdasarkan keterangan sumber yang dekat dengan investigasi kepada Agence France-Presse, para pelaku berhasil membobol pintu masuk museum sebelum langsung menuju ruang pameran perhiasan untuk melancarkan aksinya.

Dalam waktu singkat, para pelaku berhasil menghancurkan enam lemari pajang yang menyimpan koleksi eksklusif museum tersebut. Diperkirakan sekitar 20 buah perhiasan telah raib dibawa lari oleh komplotan tersebut. Kerugian finansial saat ini masih dalam tahap penilaian mendalam oleh pihak berwenang, namun estimasi awal menyebutkan angka kerugian bisa mencapai empat juta euro.

Menariknya, sumber investigasi lain mengungkapkan bahwa perhiasan yang dicuri merupakan karya kristal seni tinggi tanpa permata berharga. Hal ini menimbulkan spekulasi di kalangan penyelidik bahwa barang-barang tersebut akan sulit dijual kembali atau dilebur, mengingat karakteristik unik dari karya seni Lalique yang sangat spesifik dan mudah dikenali oleh kolektor dunia.

Sistem keamanan museum sempat mendeteksi gangguan saat alarm berbunyi. Namun, sebelum pihak perusahaan keamanan menyelesaikan prosedur pengecekan, seorang petugas kebersihan yang tiba di lokasi menjadi orang pertama yang menyadari adanya pembobolan tersebut dan segera menghubungi pihak kepolisian setempat untuk melaporkan kejadian.

Sebagai langkah respons atas insiden ini, pihak pengelola museum Lalique memutuskan untuk menutup operasional lokasi selama beberapa hari ke depan guna kepentingan penyelidikan. Saat ini, tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap rekaman CCTV dari berbagai sudut untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam perampokan besar ini.

Mengapa Ini Penting

Insiden ini menyoroti kerentanan sistem keamanan fisik pada institusi seni dan museum kelas dunia yang menggunakan teknologi alarm konvensional. Bagi industri keamanan di Indonesia, peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya integrasi sistem keamanan berbasis AI yang lebih responsif dan pemantauan real-time untuk mencegah kerugian aset bernilai tinggi.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
5 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit