Kisah inspiratif datang dari seorang ibu tunggal di Hefei, Provinsi Anhui, China, yang kini ramai diperbincangkan warganet karena dedikasinya yang luar biasa. Xu Junyun, wanita berusia 36 tahun, rela menjalani profesi berbahaya sebagai pembersih dan teknisi dinding luar gedung pencakar langit. Keberaniannya bergelantungan di ketinggian ratusan meter dengan hanya mengandalkan dua tali pengaman membuatnya dijuluki sebagai 'Spider-Woman' di dunia maya.
Pilihan pekerjaan yang ekstrem ini diambil Xu bukan tanpa alasan. Ia harus membiayai pengobatan intensif putranya, Xiaoyu, yang didiagnosis menderita cerebral palsy. Selain itu, ia juga menjadi tulang punggung bagi ibunya yang sedang sakit. Meski penuh risiko, profesi ini ia pilih karena menawarkan fleksibilitas waktu dan penghasilan yang lebih menjanjikan dibandingkan pekerjaan kantoran konvensional.
Perjalanan hidup Xu tidaklah mudah. Sebelum terjun ke dunia konstruksi, ia sempat menikmati karier stabil sebagai supervisor keuangan di sebuah hotel berbintang setelah lulus dari universitas. Namun, nasib berkata lain ketika Xiaoyu lahir prematur pada tahun 2016. Biaya pengobatan yang membengkak selama bertahun-tahun menguras habis tabungan keluarga, memaksa Xu untuk memutar otak demi kelangsungan hidup buah hatinya.
Situasi semakin sulit ketika Xu harus menghadapi perceraian saat anaknya baru berusia dua tahun. Sejak saat itu, ia menjadi orang tua tunggal sepenuhnya tanpa bantuan finansial dari mantan suaminya. Dalam kondisi terdesak, Xu bahkan memutuskan untuk menjual rumahnya yang bernilai satu juta yuan atau sekitar 150 ribu dolar AS demi menutupi biaya rehabilitasi medis sang anak.
Di balik sosoknya yang tangguh saat bekerja di ketinggian, Xu adalah seorang ibu yang penuh kasih. Ia senantiasa berusaha meluangkan waktu untuk mendidik Xiaoyu agar mandiri. Ia mengajarkan anaknya untuk memasak dan mengerjakan tugas rumah tangga sebagai bentuk persiapan masa depan, meskipun dalam keterbatasan fisik yang dimiliki sang putra.
Kisah Xu Junyun menjadi pengingat akan kekuatan kasih sayang seorang ibu yang mampu menembus batas ketakutan pribadi. Meski harus menghadapi bahaya maut setiap hari di dinding-dinding beton gedung tinggi, ia tetap tegar demi memastikan masa depan anaknya terjaga. Dedikasi Xu telah menyentuh hati banyak orang dan menjadi simbol perjuangan orang tua tunggal di tengah kerasnya tantangan hidup.