Jakarta - Selama ini, sejumlah camilan kerap dicap negatif oleh masyarakat karena kandungan lemak dan kolesterolnya. Namun, para ahli gizi menekankan bahwa penilaian terhadap suatu makanan sebaiknya tidak dilihat dari satu aspek saja, melainkan profil nutrisi secara keseluruhan. Beberapa kudapan yang sering dihindari justru terbukti memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dengan bijak.
Salah satu camilan yang sering disalahpahami adalah telur. Meskipun dikenal memiliki kadar kolesterol tinggi, ahli gizi Lindsey Joe menjelaskan bahwa tubuh manusia tetap membutuhkan kolesterol untuk memproduksi hormon dan proses pencernaan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolesterol dari kuning telur memiliki pengaruh yang jauh lebih kecil terhadap kadar kolesterol darah dibandingkan anggapan sebelumnya. Bagi orang dewasa yang sehat, konsumsi satu butir telur per hari dapat menjadi bagian dari pola makan ramah jantung.
Selain telur, dendeng dan stik daging juga bisa menjadi opsi camilan yang bergizi. Meski produk komersial sering kali mengandung natrium tinggi, ahli gizi Karman Meyer menyarankan untuk memilih produk yang berasal dari potongan daging rendah lemak. Untuk menjaga kesehatan, disarankan memilih produk dengan kandungan natrium maksimal 300 miligram per porsi. Protein berkualitas dari daging membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah keinginan untuk mengonsumsi camilan yang kurang sehat.
Popcorn juga masuk dalam daftar camilan sehat yang direkomendasikan. Sebagai biji-bijian utuh, popcorn kaya akan serat dan senyawa nabati yang berperan penting dalam menjaga tekanan darah serta kadar kolesterol. Kunci utamanya adalah cara pengolahan; popcorn yang dibuat sendiri tanpa tambahan mentega berlebih adalah pilihan terbaik. Jika membeli kemasan, pastikan untuk memeriksa label gizi dan memilih produk dengan kadar natrium di bawah lima persen per porsi.
Lebih jauh lagi, para ahli sangat menyarankan konsumsi buah-buahan dan sayuran segar sebagai kudapan utama. Kedua jenis makanan ini merupakan sumber serat dan kalium yang sangat baik untuk mengontrol tekanan darah. Selain itu, kacang-kacangan juga direkomendasikan karena kandungan lemak tak jenuhnya yang terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Sebagai pelengkap, keju rendah natrium dan kacang arab panggang dapat menjadi variasi camilan di antara waktu makan besar. Dengan memperhatikan kualitas nutrisi dan porsi yang tepat, camilan bukan lagi menjadi musuh bagi kesehatan jantung, melainkan pendukung gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Kuncinya adalah menjadi konsumen yang cerdas dengan selalu membaca label informasi nilai gizi pada setiap produk kemasan yang dibeli.