Berita

Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Duren Sawit Berkat Pelacakan GPS

Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Duren Sawit Berkat Pelacakan GPS

Ringkasan

  • Polsek Duren Sawit menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor berkat bantuan pelacakan GPS yang dipasang korban pada kendaraannya.

Jajaran Polsek Duren Sawit berhasil meringkus dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang beraksi di kawasan Jalan Haji Naman, Duren Sawit, Jakarta Timur. Penangkapan tersebut dilakukan dengan sigap hanya dalam waktu kurang lebih dua jam setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korban.

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, mengonfirmasi bahwa pihaknya berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang sempat dicuri. Operasi penangkapan ini bermula dari respons cepat tim Reskrim yang sedang melakukan patroli rutin di wilayah hukum Duren Sawit.

Dalam proses pengembangan kasus, penyidik menemukan fakta bahwa lokasi kejadian perkara (locus delicti) sebenarnya berada di wilayah hukum Polsek Jatinegara. Oleh karena itu, guna melanjutkan proses hukum dan penyidikan lebih mendalam, pihak Polsek Duren Sawit secara resmi melimpahkan kasus beserta kedua tersangka ke Polsek Jatinegara.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari inisiatif korban yang telah memasang perangkat Global Positioning System (GPS) pada kendaraannya. Korban menyadari motornya hilang saat berkunjung ke rumah kerabat di kawasan Kalimalang dan segera melacak posisi kendaraan tersebut melalui aplikasi di telepon selulernya.

Setelah mengetahui titik koordinat keberadaan motornya di wilayah Duren Sawit, korban segera berkoordinasi dengan petugas kepolisian. Tim kepolisian yang bergerak ke lokasi menemukan kedua pelaku sedang berada di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Haji Naman, diduga tengah menunggu calon pembeli untuk kendaraan hasil curian tersebut.

Meski dua pelaku telah diamankan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap satu orang terduga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri saat proses penangkapan berlangsung. Kondisi sepeda motor yang ditemukan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian kontak kunci dan plat nomor yang telah dilepas, sehingga penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap jaringan sindikat curanmor yang lebih luas.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini membuktikan efektivitas penggunaan teknologi pelacakan GPS sebagai alat bantu utama bagi warga dalam mengamankan aset pribadi. Selain itu, kecepatan respons kepolisian dalam memanfaatkan koordinat digital menunjukkan pentingnya kolaborasi antara teknologi masyarakat dan sistem patroli kepolisian dalam menekan angka kriminalitas di perkotaan.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
6 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit