Seorang pria di Hong Kong dinyatakan bersalah atas tindak pidana pembunuhan tidak berencana atau manslaughter dalam sebuah kasus tragis yang melibatkan upaya penurunan berat badan ekstrem. Kasus ini bermula empat tahun lalu di sebuah apartemen di Galore Garden, Hung Shui Kiu, ketika terdakwa, Ng Ka-sing (29), dituduh melakukan kekerasan fisik terhadap kekasihnya, Yip Tsz-ching (30), yang berujung pada kematian sang wanita.
Dalam persidangan di Pengadilan Tinggi, juri memutuskan dengan suara mayoritas 5:2 bahwa Ng tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan berencana. Keputusan ini diambil setelah juri mempertimbangkan pembelaan Ng yang menyatakan bahwa ia tidak berniat membunuh kekasihnya. Ng berargumen bahwa tindakan kekerasan yang ia lakukan merupakan bagian dari upaya membantu Yip menurunkan berat badan dengan cara membuatnya tetap terjaga sepanjang malam.
Ng mengklaim bahwa ia secara tidak sengaja memukul korban hingga tewas saat mencoba menerapkan metode diet ketat yang melibatkan kurang tidur. Meskipun dibebaskan dari dakwaan pembunuhan berencana, panel juri secara bulat menyatakan Ng bersalah atas dakwaan yang lebih ringan, yaitu pembunuhan tidak berencana. Putusan ini menjadi sorotan karena menyoroti batas antara upaya kesehatan pribadi dan tindakan kekerasan fisik yang tidak terkendali.
Hakim Judianna Barnes, yang memimpin persidangan, menyatakan bahwa putusan juri mencerminkan penerimaan terhadap argumen Ng bahwa kematian Yip terjadi akibat kecelakaan saat menjalani program diet intensif. Hakim mencatat bahwa risiko residivisme atau pengulangan tindakan kriminal oleh terdakwa dalam kasus seperti ini tergolong sangat rendah, namun ia tetap memerlukan informasi lebih lanjut mengenai rekam jejak dan karakter terdakwa sebelum menjatuhkan hukuman resmi.
Proses hukum selanjutnya akan berlanjut pada hari Senin mendatang, di mana pengadilan dijadwalkan untuk mendengarkan pengajuan mitigasi dari pihak terdakwa. Mitigasi ini akan menjadi penentu krusial bagi hakim dalam menentukan durasi hukuman yang adil bagi Ng atas perbuatannya yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Kasus ini telah memicu perdebatan luas di masyarakat mengenai bahaya diet ekstrem dan kekerasan dalam hubungan.
Kematian Yip Tsz-ching meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya. Kasus ini kini menjadi pengingat keras bagi publik akan pentingnya pendekatan kesehatan yang rasional dan manusiawi dalam upaya mencapai standar tubuh ideal. Pengadilan diharapkan dapat memberikan vonis yang memberikan rasa keadilan bagi korban sambil mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan berlangsung.