Gaya Hidup

Aktris Sheila Sim Ajak Putrinya Ikuti Program Sekolah Alam di Jepang

Aktris Sheila Sim Ajak Putrinya Ikuti Program Sekolah Alam di Jepang

Ringkasan

  • Aktris Sheila Sim membawa kedua putrinya mengikuti program pendidikan alam di kaki Gunung Fuji, Jepang, sebagai bagian dari waktu berkualitas bersama keluarga.

Aktris sekaligus model ternama asal Singapura, Sheila Sim, saat ini tengah menikmati momen kebersamaan yang berharga bersama kedua putrinya, Layla Loo (6) dan Skyla Woo (3), di Jepang. Kunjungan mereka kali ini bukan sekadar liburan biasa, melainkan untuk mengikuti program pendidikan luar ruang atau 'sekolah gunung' yang berlokasi di dekat Gunung Fuji.

Sheila yang dikenal melalui perannya dalam berbagai drama populer seperti 118 dan Emerald Hill, membagikan pengalaman tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (23/6). Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa program ini mengusung konsep unik di mana alam terbuka menjadi ruang kelas utama bagi anak-anak untuk belajar dan bereksplorasi secara langsung.

Perjalanan kali ini menjadi pengalaman yang istimewa bagi Sheila karena ia harus mendampingi kedua putrinya seorang diri tanpa didampingi sang suami, Deon Woo. Ia mengakui sempat merasa kewalahan saat hari pertama perjalanan karena jadwal yang sangat padat, dimulai sejak pukul 5 pagi hingga akhirnya tiba di penginapan pada pukul 8.30 malam waktu setempat.

Dalam momen kejujurannya, Sheila sempat merasa bersikap terlalu keras kepada anak-anaknya karena rasa lelah yang melanda. Namun, ia segera meminta maaf kepada Layla dan Skyla atas sikapnya yang emosional tersebut, sembari berjanji untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan di hari-hari berikutnya selama mereka berada di Jepang.

Sebagai seorang pelatih psikologi positif bersertifikat, Sheila sangat menghargai kesempatan ini. Ia sengaja mengambil cuti kerja selama tiga bulan penuh agar bisa fokus memberikan perhatian dan waktu berkualitas bagi anak-anaknya. Sheila berencana mendokumentasikan setiap momen berharga ini sebagai bagian dari perjalanan tumbuh kembang sang buah hati.

Selama mengikuti program sekolah gunung, anak-anak diajak terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif yang mendekatkan mereka dengan alam. Mulai dari memetik buah di kebun, mengumpulkan berudu, membuat lentera dari bambu, hingga mengamati serangga dan membuat kerajinan tangan dari material hutan. Bagi Sheila, pengalaman ini adalah investasi berharga yang tidak bisa dinilai dengan materi.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menyoroti tren 'slow parenting' dan pentingnya pendidikan berbasis alam yang mulai diminati orang tua modern. Fenomena ini relevan bagi masyarakat urban di Indonesia yang mencari alternatif pendidikan karakter di luar ruang untuk menyeimbangkan tekanan akademik anak.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit