Berita

Tanggapi Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah, PDIP: Siapa yang Bikin Hoaks?

Tanggapi Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah, PDIP: Siapa yang Bikin Hoaks?

Ringkasan

  • Said Abdullah dari PDIP merespons ambisi PSI menjadikan Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah' dengan mempertanyakan kebenaran klaim tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Said Abdullah, memberikan respons tajam terkait wacana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah'. Istilah ini merujuk pada ambisi PSI untuk menggeser dominasi Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai 'kandang banteng', yakni basis massa utama bagi PDI Perjuangan.

Dalam keterangannya di Kompleks DPR, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026, Said Abdullah menanggapi klaim tersebut dengan nada skeptis. Ia mempertanyakan validitas gagasan yang menyebutkan bahwa Jawa Tengah akan berpindah haluan ke bawah kendali PSI. Said bahkan melontarkan pertanyaan retoris mengenai pihak yang menyebarkan narasi tersebut, menyebutnya sebagai bentuk informasi yang tidak berdasar.

Klaim mengenai Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah' pertama kali mencuat melalui pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo. Pernyataan tersebut disampaikan saat menjelaskan rencana kunjungan mantan Presiden Joko Widodo ke sejumlah daerah di Jawa Tengah pada bulan Juli. Yogo mengusulkan agar Jokowi melakukan safari politik ke berbagai wilayah di provinsi tersebut untuk memperkuat posisi PSI.

Ambisi PSI untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung suara pada Pemilu 2029 sebenarnya telah ditegaskan lebih awal oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI Jawa Tengah yang digelar di Kota Solo pada 8 Januari 2026, Kaesang secara terbuka menyatakan target partainya untuk menguasai basis suara di wilayah tersebut.

Kaesang menekankan bahwa target ambisius tersebut hanya dapat dicapai melalui penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, pembenahan organisasi mulai dari tingkat DPW hingga DPRT merupakan kunci utama untuk lolos verifikasi pemilu sekaligus menjadi mesin pemenangan yang efektif dalam menghadapi kontestasi politik di masa depan.

Lebih lanjut, Kaesang menegaskan bahwa kekuatan struktur adalah fondasi utama kemenangan. Ia optimistis bahwa dengan organisasi yang solid dan terstruktur, PSI mampu meraih kemenangan mutlak di Jawa Tengah. Pernyataan tersebut sekaligus menandai dimulainya persaingan ketat dalam memperebutkan pengaruh di wilayah yang selama ini menjadi lumbung suara bagi partai-partai besar nasional.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menyoroti pergeseran peta kekuatan politik di Jawa Tengah yang selama ini menjadi barometer politik nasional. Persaingan antara PDIP dan PSI mencerminkan dinamika perebutan basis massa yang akan menentukan arah koalisi dan peta kekuatan partai menjelang Pemilu 2029.

Sumber Asli
Nasional
Tanggal
6 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit