Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono secara resmi menegaskan bahwa langkah transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha berbentuk koperasi merupakan strategi krusial untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri prosesi penandatanganan kerja sama integrasi kelembagaan Pokdarwis menjadi koperasi di Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu (22/2/2026).
Menurut Ferry, perubahan status hukum dari kelompok sadar wisata menjadi koperasi bukan sekadar administratif, melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan ekosistem pariwisata yang lebih profesional. Dengan memiliki legalitas sebagai koperasi, unit-unit usaha yang menunjang sektor pariwisata di pedesaan diharapkan dapat beroperasi secara lebih masif dan terstruktur, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata bagi para anggotanya.
Lebih lanjut, Menkop menjelaskan bahwa penguatan aspek legalitas ini memungkinkan masyarakat lokal untuk terlibat lebih dalam pada rantai pasok industri pariwisata. Koperasi dianggap sebagai wadah yang tepat untuk mengelola potensi daerah, sehingga setiap kegiatan ekonomi yang timbul dari aktivitas pariwisata dapat dikelola dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Kementerian Koperasi berkomitmen untuk tidak hanya fokus di Belitung, tetapi juga melakukan pendampingan serupa bagi seluruh Pokdarwis yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Ferry memastikan bahwa setiap kelompok sadar wisata, baik yang sudah memiliki potensi wisata kuat maupun yang sedang dalam tahap pengembangan, akan dibantu untuk bertransformasi menjadi badan usaha yang berbadan hukum.
Transformasi ini dinilai sangat sejalan dengan agenda nasional pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi berbasis pariwisata. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah berharap dapat mengakselerasi program nasional dalam menghidupkan pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan, yang nantinya akan membantu Kementerian Pariwisata dalam mencapai target pengembangan desa wisata unggulan di tanah air.
Pada akhirnya, Menkop berharap bahwa koperasi yang lahir dari Pokdarwis ini mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan memberdayakan masyarakat desa melalui kelembagaan koperasi, diharapkan tercipta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pariwisata yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.