Internasional

Tanggapi Calon PM Inggris Andy Burnham, Donald Trump: Saya Dengar Dia Sangat Liberal

Tanggapi Calon PM Inggris Andy Burnham, Donald Trump: Saya Dengar Dia Sangat Liberal

Ringkasan

  • Donald Trump merespons pencalonan Andy Burnham sebagai Perdana Menteri Inggris dengan nada skeptis, menyebutnya sebagai sosok yang terlalu liberal.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan yang cukup dingin terkait sosok Andy Burnham, tokoh yang digadang-gadang akan segera menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris berikutnya. Dalam sebuah kesempatan, Trump menyatakan bahwa ia tidak mengenal sosok Burnham secara pribadi dan hanya mendengar desas-desus bahwa sang politisi merupakan figur yang sangat liberal.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada hari Rabu saat berlangsungnya pertemuan di Gedung Putih bersama Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. Ketika seorang reporter menanyakan pandangannya mengenai Burnham, mantan Wali Kota Greater Manchester yang diprediksi akan menggantikan posisi Keir Starmer, Trump tampak enggan memberikan apresiasi atau dukungan diplomatik awal.

Dalam komentarnya, Trump menyoroti latar belakang Burnham sebagai mantan wali kota sebuah kota di Inggris. Ia secara spesifik mengaitkan label liberal yang disematkan kepada Burnham dengan potensi kebijakan energi di masa depan. Menurut Trump, pandangan politik yang dianggapnya sangat liberal tersebut dapat menjadi penghambat bagi eksploitasi sumber daya energi, khususnya di wilayah Laut Utara.

Respons yang bernada skeptis ini diprediksi menjadi sinyal awal dimulainya hubungan yang kurang harmonis antara kedua pemimpin negara tersebut. Mengingat peran strategis Inggris sebagai sekutu utama Amerika Serikat, ketegangan retoris di tingkat pimpinan tertinggi sering kali menjadi indikator adanya tantangan diplomatik yang lebih kompleks di masa depan.

Di sisi lain, Burnham sendiri memiliki rekam jejak yang cukup vokal dalam mengkritik gaya kepemimpinan Trump. Selama masa kampanye pada bulan Juni lalu, ia secara terbuka menyebut lanskap politik Amerika Serikat saat ini sebagai sesuatu yang terpolarisasi dan beracun. Kritik ini mencerminkan perbedaan ideologis yang cukup tajam antara kedua tokoh tersebut.

Jauh sebelum bursa pencalonan ini, Burnham juga pernah menunjukkan sikap kerasnya terhadap Trump, terutama pasca-kerusuhan di Gedung Capitol pada tahun 2021. Melalui media sosial X, ia menyatakan bahwa politisi Inggris mana pun yang memberikan dukungan atau perhatian kepada Trump seharusnya merasa malu atas tindakan tersebut, sebuah sentimen yang kini berpotensi memperkeruh hubungan bilateral kedua negara.

Mengapa Ini Penting

Ketegangan diplomatik antara AS dan Inggris dapat memengaruhi stabilitas geopolitik global serta kebijakan ekonomi internasional. Bagi Indonesia, dinamika ini penting untuk dipantau karena perubahan arah kebijakan luar negeri negara-negara besar sering kali berdampak pada rantai pasok global dan stabilitas pasar keuangan.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit