Berita

50 Persen Area Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan

50 Persen Area Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan

Ringkasan

  • Tim gabungan berhasil mengendalikan 50 persen area kebakaran di TPA Jatiwaringin setelah delapan hari upaya pemadaman intensif dilakukan.

Memasuki hari kedelapan upaya pemadaman, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan sekitar 50 persen dari total 18 hektare area yang terbakar di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (7/7). Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyatakan bahwa progres penanganan menunjukkan tren positif dengan tingkat pembersihan lokasi yang mencapai 70 persen.

Proses pemadaman di lapangan menghadapi tantangan teknis yang cukup berat. Karakteristik kebakaran di TPA Jatiwaringin dinilai mirip dengan kebakaran lahan gambut, di mana api terus menyala di bawah tumpukan sampah yang tebal. Selain itu, petugas harus berhati-hati terhadap material berbahaya seperti pecahan kaca dan plastik yang tersebar di area tersebut.

Untuk mengatasi bara api yang terperangkap di bawah permukaan, tim gabungan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan buldozer. Metode ini digunakan untuk membongkar tumpukan sampah guna memastikan titik-titik api dapat dijangkau dan dipadamkan secara total. Selain pembongkaran, tim Manggala Agni juga mengoptimalkan metode injeksi air langsung ke dalam timbunan sampah.

Strategi pemadaman saat ini difokuskan pada sektor utara, selatan, dan barat TPA Jatiwaringin. Pasokan air untuk kebutuhan armada pemadam didukung secara kontinu oleh puluhan mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 4.000 hingga 5.000 liter. Upaya ini dilakukan bergantian untuk memastikan ketersediaan air di titik-titik pemadaman tetap terjaga.

Sebanyak 500 personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi, dengan fokus utama di sektor barat yang mengikuti arah embusan angin. Sebagai pendukung operasi darat, empat unit helikopter water bombing terus dioperasikan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses oleh petugas di lapangan. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman secara menyeluruh.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menuntaskan kebakaran ini secepat mungkin. Brigjen TNI Djohan Darmawan menegaskan bahwa jika status darurat selama dua pekan belum cukup untuk memadamkan api sepenuhnya, pihak pemerintah daerah siap memperpanjang masa berlaku Surat Keputusan (SK) Darurat demi memastikan lingkungan kembali aman bagi warga sekitar.

Mengapa Ini Penting

Kebakaran TPA merupakan masalah krusial dalam manajemen limbah perkotaan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan kualitas udara. Insiden ini menyoroti perlunya adopsi teknologi pengolahan sampah yang lebih modern dan mitigasi risiko kebakaran pada fasilitas pembuangan akhir di Indonesia.

Sumber Asli
Cnnindonesia
Tanggal
7 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit