Internasional

Cetak Sejarah, Afrika Selatan Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia untuk Pertama Kalinya

Cetak Sejarah, Afrika Selatan Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia untuk Pertama Kalinya

Ringkasan

  • Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah menundukkan Korea Selatan 1-0.

Tim nasional sepak bola Afrika Selatan, yang dikenal dengan julukan Bafana Bafana, mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola internasional. Mereka berhasil melaju ke babak sistem gugur atau babak 32 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka dalam turnamen empat tahunan ini. Pencapaian ini diraih setelah mereka menundukkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga penentuan di Monterrey.

Keberhasilan ini menjadi kejutan besar bagi para pengamat sepak bola global. Pasalnya, Afrika Selatan sempat dipandang sebelah mata setelah menderita kekalahan telak 2-0 dari Meksiko pada pertandingan pembuka Grup A. Namun, semangat juang tim asuhan Hugo Broos tersebut tidak padam, terutama setelah mereka mampu menahan imbang Republik Ceko di pertandingan kedua, yang menjaga asa mereka untuk tetap bersaing.

Drama terjadi di babak penentuan melawan Korea Selatan. Pelatih Korea Selatan, Myung-Bo Hong, membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan kapten sekaligus bintang utama mereka, Son Heung-min, sejak menit awal. Keputusan ini sempat memberikan ruang bagi Afrika Selatan untuk mendominasi permainan, meskipun mereka sempat membuang beberapa peluang emas di babak pertama, termasuk kesempatan dari Evidence Makgopa yang gagal dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, Son Heung-min akhirnya diturunkan ke lapangan untuk mengubah dinamika permainan. Namun, Afrika Selatan justru tampil lebih disiplin dan terorganisir. Momen krusial akhirnya tercipta pada menit ke-63 ketika Tshepang Moremi mengirimkan umpan silang akurat yang diselesaikan dengan tenang oleh Thapelo Maseko. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus mengunci posisi Afrika Selatan di peringkat kedua grup.

Kekalahan ini memaksa Korea Selatan untuk pulang lebih awal, sementara Afrika Selatan berhak melaju ke fase berikutnya. Di babak 32 besar nanti, mereka dijadwalkan akan menghadapi tim tuan rumah, Kanada, di Los Angeles pada 28 Juni mendatang. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat sekaligus pembuktian lebih lanjut bagi kebangkitan sepak bola Afrika Selatan di panggung dunia.

Secara keseluruhan, perjalanan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 ini menjadi inspirasi bagi banyak negara berkembang lainnya. Setelah absen cukup lama dari panggung elit sejak menjadi tuan rumah pada tahun 2010, keberhasilan Bafana Bafana menembus babak gugur menunjukkan bahwa kerja keras dan strategi yang tepat dapat membalikkan prediksi yang meragukan kemampuan sebuah tim.

Mengapa Ini Penting

Keberhasilan Afrika Selatan menunjukkan pentingnya resiliensi dalam kompetisi global yang sangat kompetitif. Bagi pembaca di Indonesia, kisah ini menjadi pengingat bahwa strategi taktis dan konsistensi mental lebih krusial daripada sekadar mengandalkan nama besar pemain di atas lapangan.

Sumber Asli
Aljazeera
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit