Internasional

Donald Trump Ragukan Keterlibatan AS dalam Serangan Sekolah di Iran

Donald Trump Ragukan Keterlibatan AS dalam Serangan Sekolah di Iran

Ringkasan

  • Presiden Donald Trump menyatakan keraguan atas keterlibatan militer AS dalam serangan rudal yang menewaskan puluhan siswi di Iran pada hari pertama perang.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Rabu menyatakan keraguannya terkait pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan di sebuah sekolah khusus putri di Iran pada 28 Februari lalu. Peristiwa tragis yang terjadi pada hari pertama konflik Iran tersebut menelan puluhan korban jiwa dari kalangan pelajar.

Laporan awal dari Reuters pada bulan Maret sempat menyebutkan bahwa investigasi internal militer AS mengindikasikan keterlibatan pasukan Amerika dalam serangan fatal di wilayah Minab, Iran selatan. Namun, Pentagon hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai temuan awal tersebut, meskipun telah meningkatkan status penyelidikan kasus ini.

Dalam keterangannya kepada awak media di Oval Office, Trump menyatakan keraguannya bahwa penyebab pasti dari insiden tersebut akan pernah terungkap. Menurutnya, situasi peperangan yang kacau dengan banyaknya rudal yang diluncurkan dari berbagai arah membuat penelusuran tanggung jawab menjadi sangat kompleks.

"Saya tidak tahu apakah masalah ini akan pernah terselesaikan terkait siapa yang bersalah, karena saat itu rudal beterbangan di mana-mana. Apa yang terjadi sungguh mengerikan, namun kondisi di lapangan sangat tidak menentu," ujar Trump dalam konferensi pers tersebut.

Lebih lanjut, Trump secara eksplisit menolak anggapan bahwa militer AS berada di balik serangan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak melihat bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa rudal yang menghantam sekolah itu berasal dari pihak Amerika Serikat, meskipun spekulasi mengenai hal tersebut sempat beredar luas.

Untuk memperkuat pernyataannya, Trump meminta Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, untuk memberikan tanggapan. Hegseth menegaskan bahwa pihak Pentagon menangani investigasi ini dengan sangat serius dan berkomitmen untuk mengungkapkan hasil akhirnya kepada publik pada waktu yang dianggap tepat sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menyoroti kompleksitas akuntabilitas dalam konflik militer modern yang melibatkan teknologi persenjataan canggih. Bagi pembaca di Indonesia, isu ini menjadi pengingat penting akan dampak kemanusiaan dalam perang serta perlunya transparansi internasional dalam investigasi pelanggaran hak asasi manusia di zona konflik.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit