Seorang anggota legislatif Hong Kong, William Wong Kam-fai, dilaporkan telah ditangkap oleh pihak kepolisian setempat. Penangkapan ini dilakukan atas dugaan pelanggaran hukum serius, yakni mengemudi dalam keadaan mabuk, mengemudi secara ugal-ugalan, serta gagal berhenti dan melaporkan diri setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.
Kejadian tersebut berlangsung di lingkungan kampus Chinese University of Hong Kong (CUHK). Berdasarkan keterangan dari sumber kepolisian pada hari Rabu, pria berusia 66 tahun yang juga menjabat sebagai dekan asosiasi di Fakultas Teknik CUHK ini diduga kehilangan kendali atas kendaraannya pada Senin malam, sekitar pukul 22.46 waktu setempat.
Insiden bermula ketika mobil yang dikendarai oleh Wong menabrak sebuah kendaraan yang sedang terparkir di area perumahan staf universitas. Benturan tersebut cukup kuat hingga mendorong mobil pertama menabrak kendaraan kedua yang berada di depannya, menyebabkan kerusakan pada ketiga unit kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Alih-alih berhenti untuk bertanggung jawab, Wong dilaporkan langsung meninggalkan lokasi kejadian dan memarkir kendaraannya di area perumahan staf lainnya. Sekitar 30 menit setelah peristiwa tersebut, seorang petugas keamanan kampus yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Ketika Wong kembali ke lokasi setelah insiden, ia langsung menjalani pemeriksaan breathalyser atau tes napas oleh pihak kepolisian. Hasil tes tersebut menyatakan bahwa ia gagal melewati ambang batas alkohol yang diperbolehkan. Beruntung, tidak ada korban cedera yang dilaporkan dalam kecelakaan beruntun tersebut, meskipun ketiga kendaraan mengalami kerusakan material.
Saat ini, William Wong telah dibebaskan dengan jaminan setelah menjalani proses pemeriksaan awal di kantor polisi. Pihak berwenang mewajibkan dirinya untuk kembali melapor pada akhir Juli mendatang guna melanjutkan proses hukum. Hingga berita ini diturunkan, pihak Legislative Council masih belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang melibatkan salah satu anggotanya tersebut.