Upaya konservasi satwa liar di Argentina mencatat langkah maju yang signifikan. Kelompok konservasionis dijadwalkan akan melepasliarkan dua ekor serigala bersurai (maned wolf) ke habitat aslinya bulan depan. Langkah ini diambil setelah kedua satwa tersebut menjalani masa rehabilitasi panjang pasca-kematian induk mereka.
Yayasan non-profit Temaiken Foundation, yang bertanggung jawab atas perawatan satwa tersebut, mengungkapkan bahwa sepasang saudara jantan dan betina yang diberi nama Sun dan Moon ini telah berada dalam pengawasan mereka sejak September lalu. Rencananya, keduanya akan dilepasliarkan di Taman Nasional Ibera, Provinsi Corrientes, yang merupakan wilayah kelahiran mereka.
Serigala bersurai sering kali dijuluki sebagai rubah yang berdiri di atas panggung karena memiliki kaki yang sangat panjang dan ramping. Meskipun memiliki penampilan fisik yang unik, secara taksonomi hewan ini bukanlah serigala maupun rubah. Mereka memiliki ciri khas berupa telinga besar, bulu berwarna kemerahan, serta ekor berbulu putih yang mencolok.
Paula González, Direktur Konservasi Temaikén Foundation, menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam menjaga kelestarian satwa ini bukan hanya pada aspek biologis, melainkan juga masalah sosial. Di wilayah setempat, serigala bersurai sering dikaitkan dengan legenda mistis, termasuk mitos 'lobizón' atau manusia serigala yang berkeliaran di malam hari.
Legenda lokal tersebut menciptakan stigma negatif yang membahayakan populasi serigala bersurai. Banyak masyarakat yang merasa takut atau terpengaruh oleh mitos tersebut, sehingga sering kali muncul ancaman perburuan atau pembunuhan terhadap satwa ini. Edukasi masyarakat menjadi kunci penting agar keberadaan mereka tidak lagi dianggap sebagai ancaman.
Sebagai langkah mitigasi dan pemantauan pasca-pelepasan, tim ilmuwan telah memasang kalung satelit pada Sun dan Moon. Teknologi pelacakan ini memungkinkan para ahli untuk memantau pergerakan dan adaptasi mereka di alam liar secara real-time, memastikan bahwa kedua satwa tersebut dapat bertahan hidup dan berkontribusi pada populasi serigala bersurai yang saat ini berstatus terancam punah.