Jakarta, CNN Indonesia -- Jeremy Hansen, astronaut kebanggaan Kanada yang tergabung dalam misi bersejarah Artemis II, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mundur dari peran sebagai astronaut penuh waktu di Badan Antariksa Kanada (CSA). Keputusan ini disampaikan langsung oleh Hansen melalui unggahan di media sosial pada Senin (6/7), menandai babak baru dalam karier profesionalnya setelah lebih dari tiga dekade mengabdi bagi negara.
Hansen menjelaskan bahwa langkah ini bukanlah sebuah pengunduran diri biasa, melainkan transisi karier. Ia berencana beralih peran menjadi anggota cadangan di Royal Canadian Air Force. Keputusan yang akan mulai berlaku pada September mendatang ini diambil sebagai upaya untuk memberikan ruang bagi pendekatan yang lebih kreatif dan berkelanjutan dalam mendukung ekosistem antariksa Kanada di masa depan.
Dalam pernyataan resminya, CSA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, profesionalisme, dan kepemimpinan yang ditunjukkan Hansen selama ini. Kontribusinya dalam misi Artemis II, di mana ia menjadi satu-satunya astronaut internasional yang terbang mengelilingi Bulan, dianggap sebagai pencapaian historis yang menginspirasi generasi muda Kanada untuk menaruh minat lebih dalam pada eksplorasi luar angkasa.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, turut memberikan penghormatan kepada Hansen. Ia menyoroti rekam jejak impresif Hansen, mulai dari kariernya sebagai pilot pesawat tempur hingga perannya dalam misi Artemis II yang berhasil menyatukan jutaan warga Kanada. Pengabdian Hansen selama 32 tahun di dunia militer dan 17 tahun di bidang antariksa dinilai sebagai bentuk dedikasi yang luar biasa.
Misi Artemis II sendiri menjadi tonggak penting dalam sejarah eksplorasi manusia karena berhasil menempuh jarak terjauh yakni 406.771 kilometer dari Bumi. Hansen terbang bersama tiga astronaut NASA lainnya, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch. Perjalanan tersebut merupakan misi berawak pertama yang mengelilingi Bulan dalam kurun waktu lebih dari lima dekade terakhir.
Dengan mundurnya Hansen, kini CSA memiliki tiga astronaut aktif yang tersisa, yaitu David Saint-Jacques, Joshua Kutryk, dan Jenni Gibbons. Meski belum ada rincian mengenai peluang profesional spesifik yang akan diambil Hansen setelah musim gugur, langkah ini dipastikan akan membawa pengaruh signifikan bagi pengembangan sektor antariksa Kanada ke depannya.