Internasional

Jenazah Pilot AMA Korban KKB Diterbangkan ke Kentucky, Amerika Serikat

Jenazah Pilot AMA Korban KKB Diterbangkan ke Kentucky, Amerika Serikat

Ringkasan

  • Jenazah pilot Nicholas Goselin, korban penembakan KKB di Yahukimo, dipulangkan ke Kentucky, AS, dengan bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Direktur Utama PT Association Mission Aviation (AMA), Bob Kayadu, mengonfirmasi bahwa jenazah pilot Nicholas Goselin (29) telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kentucky, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2026). Proses pemulangan jenazah ini dilakukan setelah melalui serangkaian prosedur evakuasi pascainsiden tragis yang merenggut nyawanya di Distrik Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Dalam keterangannya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Bob Kayadu menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Pihak Kedubes AS berperan krusial dalam memfasilitasi seluruh logistik dan administrasi pemulangan jenazah pilot tersebut agar dapat disemayamkan oleh pihak keluarga di tanah kelahirannya.

Nicholas Goselin dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi selama tiga tahun mengabdi di maskapai PT AMA. Selama masa tugasnya, pilot muda yang masih melajang ini telah menjadi bagian integral dari operasional penerbangan perintis yang menghubungkan daerah-daerah terpencil di wilayah Papua. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan manajemen perusahaan.

Insiden penembakan ini terjadi sesaat setelah pesawat Pilatus Porter yang dipiloti Nicholas mendarat di lapangan terbang Balinggama dengan membawa tujuh penumpang dari Wamena. Selain menembak pilot hingga tewas, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan melakukan aksi pembakaran terhadap unit pesawat tersebut di lokasi kejadian.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan dukacita atas insiden yang menimpa salah satu pilot terbaiknya, manajemen PT AMA memutuskan untuk menghentikan seluruh operasional penerbangan mereka untuk sementara waktu. Kebijakan penghentian layanan ini diberlakukan mulai tanggal 6 hingga 13 Juli 2026, yang berdampak pada mobilitas di sejumlah wilayah perintis.

PT AMA sendiri merupakan operator penerbangan yang memegang peran vital dalam konektivitas di tanah Papua. Dengan mengoperasikan tujuh armada pesawat dan didukung oleh 16 pilot, maskapai ini melayani setidaknya 50 lapangan terbang perintis. Gangguan operasional ini menyoroti risiko keamanan yang dihadapi oleh penyedia jasa transportasi udara di wilayah konflik demi melayani kebutuhan masyarakat di pelosok daerah.

Mengapa Ini Penting

Insiden ini menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi sektor penerbangan perintis di wilayah Papua yang krusial bagi konektivitas logistik nasional. Dampak penghentian operasional maskapai menegaskan betapa rentannya rantai pasok daerah terpencil terhadap gangguan keamanan fisik, yang menjadi perhatian serius bagi pemangku kebijakan transportasi dan keamanan nasional.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
7 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit